KEDIRI,Wartajatim.id || Kualitas makanan dalam program pemenuhan gizi menjadi perhatian Polsek Kandat, Polres Kediri. Meski hingga kini belum menerima komplain dari masyarakat terkait makanan yang disalurkan SPPG Kandat, kepolisian tetap melakukan langkah antisipatif untuk memastikan kualitas makanan bagi penerima manfaat tetap terjaga.
Langkah tersebut dilakukan Kapolsek Kandat AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., melalui koordinasi dengan Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Kandat Haqi dan Aslap SPPG Bahrul di Mapolsek Kandat, Selasa (22/9/2026), sekitar pukul 10.30 WIB.
Koordinasi dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik. Pembahasan terutama menyangkut kualitas makanan dan minuman yang diterima masyarakat sebagai penerima manfaat.
Kapolsek Kandat AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya keluhan masyarakat terkait makanan dan minuman yang disalurkan.
«“Koordinasi ini sebagai langkah antisipasi dan memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik, terutama terkait makanan yang diterima oleh penerima manfaat,” kata AKP Yudho.»
Menurutnya, kualitas makanan perlu menjadi perhatian sejak proses pengolahan, penyimpanan hingga pendistribusian kepada penerima manfaat. Hal tersebut penting untuk memastikan makanan yang diterima masyarakat berada dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.
Perhatian terhadap kualitas makanan juga dilakukan menyusul adanya informasi mengenai keluhan terkait makanan di sejumlah tempat, termasuk laporan mengenai makanan yang diduga sudah tidak layak konsumsi.
Namun, Kapolsek menegaskan kondisi tersebut sejauh ini tidak ditemukan di SPPG Kandat. Hingga koordinasi berlangsung pada Selasa (22/9/2026), Polsek Kandat belum menerima laporan atau komplain masyarakat mengenai kualitas makanan maupun minuman yang disalurkan SPPG Kandat.
«“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada komplain terkait makanan atau minuman yang diberikan kepada penerima manfaat di SPPG Kandat,” ujarnya.»
AKP Yudho mengapresiasi pihak SPPG Kandat yang telah menjaga pelaksanaan program sehingga sejauh ini tidak terdapat keluhan dari masyarakat. Meski demikian, ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan antara kepolisian dengan pengelola SPPG. Dengan koordinasi tersebut, setiap potensi kendala di lapangan diharapkan dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap kualitas makanan tetap dijaga, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi kepada penerima manfaat,” imbuhnya.
Koordinasi ini sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polsek Kandat dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi agar berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepolisian berharap pengelola SPPG terus mempertahankan kualitas pelayanan serta memperhatikan setiap tahapan penyediaan makanan. Dengan demikian, potensi munculnya keluhan masyarakat dapat diminimalkan dan kepercayaan terhadap pelaksanaan program tetap terjaga.
Selama kegiatan koordinasi berlangsung, situasi di Mapolsek Kandat berjalan aman, tertib, dan kondusif.












