26 Truk Sound Horeg Ramaikan Carnival HUT RI ke-81 di Desa Jati, Polsek Tarokan Kawal Kemeriahan Tetap Kondusif

26 Truk Sound Horeg Ramaikan Carnival HUT RI ke-81 di Desa Jati, Polsek Tarokan Kawal Kemeriahan Tetap Kondusif

KEDIRI – Wartajatim.id || Dentuman sound system berskala besar mengiringi kemeriahan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Jati, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Sabtu (29/8/2026) malam. Sebanyak 26 truk yang mengangkut perangkat sound system ambil bagian dalam Sound Horeg Carnival yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Kemeriahan semakin terasa dengan keterlibatan warga dari masing-masing RT. Sejumlah dancer juga tampil memeriahkan acara mengikuti irama musik dari peserta carnival. Ribuan pasang mata tertuju pada jalannya kegiatan yang menjadi salah satu hiburan masyarakat dalam menyambut momentum kemerdekaan.

Tingginya antusiasme masyarakat membuat jajaran pengamanan harus bekerja ekstra untuk menjaga situasi tetap aman dan tertib. Polsek Tarokan bersama unsur pengamanan lainnya melakukan pemantauan di sejumlah titik, termasuk di sekitar area kerumunan penonton.

Di tengah berlangsungnya kegiatan, sempat terjadi perselisihan antarpenonton yang dipicu saling senggol. Namun, situasi tersebut tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas. Petugas bersama panitia segera melakukan langkah pengamanan dan memberikan imbauan kepada pihak-pihak yang terlibat agar menahan diri.

Kesigapan petugas membuat situasi dapat segera dikendalikan. Masyarakat kembali dapat menikmati jalannya carnival dan rangkaian kegiatan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

Kondisi tersebut tidak lepas dari sinergitas unsur tiga pilar, yakni Polsek Tarokan, Koramil 0809/05 Grogol, dan Linmas Desa Jati, yang bersinergi bersama jajaran panitia penyelenggara dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mengantisipasi potensi gangguan di tengah konsentrasi massa yang cukup besar. Selain melakukan pengamanan, petugas juga mengedepankan pendekatan persuasif agar persoalan kecil tidak berkembang menjadi konflik.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., mengatakan masyarakat pada prinsipnya dipersilakan menggelar kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun, kemeriahan harus tetap diiringi kesadaran untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

“Silakan masyarakat menggelar kegiatan dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, kami mengimbau agar keamanan dan kondusivitas wilayah Tarokan tetap dijaga bersama. Kita semua adalah saudara, jangan sampai momentum perayaan kemerdekaan ini justru diwarnai tawuran atau tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” ujar AKP Priyo.

Menurutnya, perbedaan kecil di tengah kerumunan jangan sampai menjadi pemicu perselisihan. Masyarakat diharapkan mampu menahan diri dan mengutamakan komunikasi apabila terjadi persoalan.

“Kita ingin masyarakat menikmati hiburan dengan aman dan nyaman. Jangan mudah terprovokasi dan jangan melakukan tindakan yang bisa memicu konflik. Kalau ada persoalan, mari diselesaikan dengan kepala dingin. Kita semua saudara dan sama-sama ingin menikmati momentum kemerdekaan,” imbuhnya.

Kapolsek juga mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan kegiatan, mulai dari personel Polsek Tarokan, Koramil 0809/05 Grogol, Linmas Desa Jati hingga jajaran panitia.

Sinergi tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan kegiatan masyarakat bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Peran TNI, pemerintah desa melalui Linmas, panitia, serta kesadaran masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menciptakan suasana aman dan kondusif.

Panitia kegiatan juga turut berperan dalam membantu mengatur peserta dan penonton serta memberikan imbauan ketika situasi membutuhkan penanganan. Langkah bersama tersebut membantu mencegah gesekan kecil berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Bagi masyarakat, kemeriahan Sound Horeg Carnival menjadi salah satu bentuk kreativitas dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Keterlibatan warga dari berbagai RT menunjukkan semangat kebersamaan sekaligus tingginya partisipasi masyarakat dalam memeriahkan hari kemerdekaan.

Meski sempat terjadi perselisihan akibat saling senggol antarpenonton, kejadian tersebut dapat segera diredam sehingga tidak mengganggu keseluruhan rangkaian kegiatan. Situasi yang kembali kondusif menjadi bukti pentingnya respons cepat dan koordinasi antarunsur pengamanan.

Polsek Tarokan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat persatuan, bukan membuka ruang bagi konflik.

Kemeriahan sound horeg, penampilan dancer, dan partisipasi warga dari berbagai RT hendaknya tetap dibarengi dengan sikap saling menghormati. Penonton juga diharapkan menjaga jarak, tidak saling dorong, serta mengikuti arahan petugas dan panitia agar keamanan bersama tetap terjaga.

Pada akhirnya, semangat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar tentang kemeriahan musik dan hiburan. Lebih dari itu, kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan sinergitas Polsek Tarokan, Koramil 0809/05 Grogol, Linmas Desa Jati, panitia, dan masyarakat, Sound Horeg Carnival di Desa Jati dapat tetap berlangsung meriah dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Pesan yang disampaikan pun sederhana namun penting: silakan bergembira merayakan kemerdekaan, tetapi jangan sampai kegembiraan berubah menjadi perselisihan. Karena di tengah perayaan HUT RI, seluruh masyarakat adalah saudara.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *