Kucing Terjebak di Dalam Sumur, Damkar Kabupaten Kediri Bergerak Cepat Selamatkan Hewan Peliharaan Warga Ngancar

Kucing Terjebak di Dalam Sumur, Damkar Kabupaten Kediri Bergerak Cepat Selamatkan Hewan Peliharaan Warga Ngancar

KEDIRI – Wartajatim.id || Suara mengeong dari dalam sumur membuat Suhadi, warga Dusun Bumirejo, Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, panik. Kucing peliharaannya yang sempat dicari ternyata terjebak di dalam sumur miliknya, Sabtu (29/8/2026).

Mengetahui kondisi tersebut, Suhadi memilih meminta bantuan petugas daripada mengambil risiko melakukan evakuasi sendiri. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih.

Petugas bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.58 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pengecekan kondisi dan menyiapkan langkah evakuasi dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Dengan menggunakan tangga dan perlengkapan yang tersedia, petugas melakukan evakuasi secara hati-hati. Setelah melalui proses penyelamatan, kucing tersebut akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur dan dievakuasi ke tempat yang aman.

Proses evakuasi berjalan lancar dan sesuai prosedur operasional standar (SOP). Tidak terdapat korban manusia dalam kejadian tersebut, baik luka ringan, luka berat maupun meninggal dunia.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, respons petugas dalam situasi seperti ini merupakan bagian dari pelayanan penyelamatan kepada masyarakat.

“Petugas Damkar tidak hanya hadir ketika terjadi kebakaran. Dalam kondisi tertentu, kami juga memberikan bantuan penyelamatan kepada masyarakat sesuai tugas dan prosedur yang berlaku,” ujar Kaleb.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan yang berpotensi membahayakan diri ketika menghadapi kondisi darurat, termasuk saat terdapat hewan yang terjebak di tempat berisiko seperti sumur.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan. Jangan memaksakan diri melakukan evakuasi sendiri apabila situasinya berisiko, karena keselamatan manusia tetap menjadi yang utama,” pesannya.

Kaleb juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan di sekitar rumah.

“Pastikan sumur dan tempat-tempat yang berpotensi membahayakan memiliki pengaman atau penutup yang baik. Dengan menjaga lingkungan tetap aman, kita dapat meminimalkan risiko kejadian serupa,” tambahnya.

Evakuasi kucing tersebut berlangsung singkat dan berhasil tanpa kendala berarti. Bagi warga, penyelamatan itu bukan sekadar mengeluarkan seekor hewan dari dalam sumur, tetapi juga menjadi bukti bahwa kepedulian dan respons cepat dapat membantu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Kehadiran Damkar Kabupaten Kediri dalam penanganan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan penyelamatan dapat diberikan kepada masyarakat sesuai kondisi dan prosedur yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *