KEDIRI – Wartajatim.id || Keberadaan seekor ular kayu sepanjang sekitar 1,5 meter membuat warga di Dusun Juwah, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Ular tersebut diketahui berada di area dapur rumah milik Mariatul Ulfa, warga RT 03/RW 01, pada Selasa (15/9/2026).
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare. Petugas berangkat menuju lokasi pada pukul 10.10 WIB setelah menerima permintaan bantuan dari warga.
Setelah menempuh perjalanan, tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.35 WIB. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap area dapur untuk memastikan posisi ular sekaligus menentukan langkah evakuasi yang aman.
Dengan menggunakan peralatan khusus berupa penjepit ular dan sarung tangan pelindung, petugas Damkar secara hati-hati melakukan proses evakuasi. Ular yang berhasil diamankan diketahui merupakan jenis ular kayu dengan panjang kurang lebih 1,5 meter dan berat sekitar 1 kilogram.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Hingga kegiatan selesai pada pukul 11.05 WIB, ular berhasil dievakuasi dari dalam rumah dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyampaikan bahwa respons cepat petugas Damkar merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi gangguan atau ancaman dari keberadaan hewan yang berpotensi membahayakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan ular atau hewan lain yang berpotensi membahayakan. Segera laporkan kepada petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan menggunakan peralatan yang sesuai,” ujar Kaleb.
Menurutnya, keselamatan masyarakat dan petugas menjadi perhatian utama dalam setiap proses evakuasi. Penanganan juga perlu dilakukan secara hati-hati untuk mencegah risiko gigitan maupun tindakan yang justru dapat membuat hewan tersebut menjadi agresif.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tetap tenang ketika menemukan ular di dalam rumah. Jangan panik dan jangan mencoba menangkapnya tanpa pengetahuan maupun perlengkapan yang memadai. Petugas siap membantu melakukan evakuasi,” tambahnya.
Kaleb juga mengapresiasi kesigapan Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare yang segera merespons laporan warga. Menurutnya, keberadaan Damkar saat ini tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai layanan penyelamatan dan evakuasi yang dibutuhkan masyarakat.
Kegiatan evakuasi di rumah Mariatul Ulfa tersebut berlangsung dengan aman. Tidak terdapat korban luka ringan, luka berat maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Keberhasilan evakuasi ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya satwa liar atau hewan lainnya ke lingkungan permukiman, khususnya rumah yang berada di sekitar area persawahan, kebun, maupun lahan terbuka.
Masyarakat yang menemukan ular di dalam rumah atau lingkungan sekitar diimbau tidak melakukan penanganan secara sembarangan. Menghubungi petugas yang memiliki kemampuan dan peralatan evakuasi menjadi langkah yang lebih aman untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.












