Dari Mimbar ke Ruang Aspirasi! Jumling Kompol Siswandi Perkuat Kedekatan Polisi dan Warga, Jadikan Keamanan Gerakan Bersama

Dari Mimbar ke Ruang Aspirasi! Jumling Kompol Siswandi Perkuat Kedekatan Polisi dan Warga, Jadikan Keamanan Gerakan Bersama

KEDIRI KOTA, Wartajatim.id – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan semata-mata tugas kepolisian. Dibutuhkan kepedulian, kebersamaan, serta keterlibatan aktif masyarakat agar lingkungan tetap aman dan terbebas dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Semangat inilah yang dibangun Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi, S.H., melalui program Quick Wins Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al Muslim, Lingkungan Kresek RT 10 RW 03, Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB tersebut tidak sekadar menjadi agenda ibadah bersama. Lebih dari itu, Jumling dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi, komunikasi dua arah, sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Didampingi para Kanit dan Kasi Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tempurejo Aiptu Agus Karyono, serta anggota Polsek Pesantren, Kompol Siswandi hadir bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT 10 RW 03, Ketua Takmir dan pengurus Masjid Al Muslim, serta jamaah setempat.

Usai melaksanakan salat Jumat berjamaah, Kapolsek Pesantren menyempatkan diri bertatap muka dan berdialog langsung dengan masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, berbagai pesan kamtibmas disampaikan sekaligus mengajak warga mengambil peran nyata dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Dalam dialog tersebut, Kompol Siswandi menegaskan pentingnya membangun kesadaran bersama bahwa keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian dalam mendeteksi, mencegah, dan mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

“Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli, menjaga lingkungan, dan segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Dengan kebersamaan, berbagai potensi gangguan keamanan dapat kita cegah sejak dini,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) dan meningkatkan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Menurutnya, ronda malam dan kepedulian antarwarga merupakan langkah preventif yang penting untuk mempersempit peluang terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang dikenal dengan istilah 3C.

“Jangan menunggu sampai terjadi tindak kejahatan baru kita peduli terhadap keamanan lingkungan. Mari hidupkan kembali Pos Kamling dan Siskamling. Tingkatkan kewaspadaan, kenali lingkungan sekitar, serta bangun komunikasi antarwarga agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi bersama,” pesannya.

Selain keamanan lingkungan, perhatian terhadap generasi muda juga menjadi salah satu hal penting yang disampaikan Kapolsek Pesantren.

Kompol Siswandi mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak, khususnya ketika berada di luar rumah. Peran keluarga dinilai sangat penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

“Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak. Kami mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan, aktivitas, dan lingkungan anak-anaknya. Berikan perhatian serta pendampingan agar mereka tidak terjerumus dalam kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain,” ungkapnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, masyarakat juga diimbau agar semakin bijak dalam menggunakan media sosial.

Kapolsek mengingatkan warga untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terlebih ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan di tengah masyarakat.

“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah terpancing informasi yang belum tentu benar. Pastikan terlebih dahulu sumber dan kebenarannya sebelum membagikan informasi kepada orang lain. Jangan sampai media sosial justru menjadi sarana penyebaran hoaks yang mengganggu kerukunan masyarakat,” pesannya.

Kompol Siswandi juga meminta masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.

Warga dapat menyampaikan laporan melalui Bhabinkamtibmas setempat atau menghubungi layanan Call Center Polri 110 sehingga informasi dapat segera diteruskan kepada petugas untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.

“Kami terbuka terhadap informasi, masukan, maupun laporan dari masyarakat. Apabila mengetahui adanya gangguan keamanan atau kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas, segera hubungi Bhabinkamtibmas maupun Call Center 110. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Kehadiran Kapolsek Pesantren bersama jajarannya mendapat sambutan positif dari Ketua Takmir Masjid Al Muslim dan masyarakat Lingkungan Kresek.

Ketua Takmir menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kesediaan Kapolsek Pesantren beserta anggota untuk melaksanakan salat Jumat sekaligus menjalin komunikasi langsung dengan warga.

Pihaknya mengaku senang dan bangga karena jajaran kepolisian tidak hanya hadir dalam kegiatan formal, tetapi juga bersedia mendengarkan aspirasi serta keluhan masyarakat.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin dekat serta terbangun sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui program Quick Wins Jumat Keliling, Polsek Pesantren berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat, terbuka, dan humanis. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun kepercayaan publik serta menumbuhkan kepedulian bersama.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi pesan utama bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Dari masjid, komunikasi dibangun. Dari aspirasi, kepedulian ditumbuhkan. Dan dari kebersamaan, keamanan lingkungan diharapkan semakin kuat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *