KEDIRI KOTA, Wartajatim.id – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan satu-satunya bentuk pengabdian kepolisian kepada masyarakat. Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Semangat tersebut diwujudkan Polsek Pesantren Polres Kediri Kota melalui program Quick Wins Green Policing dengan mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan sekaligus melakukan penghijauan di Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., bersama jajaran personel kepolisian, perangkat kelurahan, dan masyarakat setempat. Aksi ini menjadi wujud nyata pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial dan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan, penanaman pohon penghijauan, serta sambang warga untuk menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Sebanyak 18 bibit pohon produktif dan pohon pelindung ditanam secara bersama-sama. Bibit tersebut terdiri atas tiga pohon mangga, tiga pohon asam, tiga pohon matoa, tiga pohon rambutan, tiga pohon jambu, dan tiga pohon kelengkeng.
Penanaman berbagai jenis pohon tersebut diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai produktif bagi masyarakat dalam jangka panjang. Namun, keberhasilan penghijauan tidak berhenti pada penanaman, melainkan membutuhkan komitmen bersama untuk merawat dan menjaga tanaman agar tumbuh dengan baik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polres Kediri Kota Riko Saksono, S.E., Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., perwakilan Kanit, Panit dan anggota Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren Aiptu M. Rofiq, S.H., kepala kelurahan beserta perangkat, serta masyarakat Kelurahan Jamsaren.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi menegaskan, program Green Policing bukan sekadar kegiatan seremonial menanam pohon, melainkan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
“Green Policing ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi. Polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga bumi agar tetap hijau, udara tetap bersih, serta lingkungan terhindar dari ancaman bencana seperti banjir,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui tindakan nyata dan kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. Masyarakat perlu memahami bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun petugas kebersihan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa penghijauan memiliki keterkaitan dengan upaya mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap potensi bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Karena itu, jangan sampai setelah kegiatan penanaman selesai, kepedulian kita juga ikut berhenti. Pohon-pohon ini harus dijaga, disiram, dan dirawat bersama agar benar-benar tumbuh serta memberikan manfaat bagi lingkungan,” pesannya.
Lebih lanjut, Kompol Siswandi mengajak masyarakat memulai kepedulian lingkungan dari hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan saluran air, tidak mencemari lingkungan, serta melestarikan tanaman yang berada di sekitar tempat tinggal.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu kunci menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kesadaran tersebut perlu ditanamkan secara berkelanjutan agar budaya menjaga lingkungan tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu momentum saja. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus dipelihara. Kami mengajak masyarakat, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjadikan wilayah Pesantren lebih bersih, hijau, sehat, dan nyaman. Pencegahan bencana juga harus dimulai dari kesadaran kita dalam menjaga alam,” harapnya.
Ia menambahkan, Polsek Pesantren berkomitmen mendukung gerakan Green Policing melalui sinergi dengan Bhabinkamtibmas, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara polisi dan warga melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
“Polsek Pesantren siap mendukung dan mengawal program Green Policing melalui sinergi bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Jika lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, bersih, hijau, dan sehat, masyarakat tentu akan merasa lebih aman dan nyaman. Inilah wujud nyata semangat Polisi Bersama Masyarakat,” pungkasnya.
Melalui program Quick Wins Green Policing tersebut, Polsek Pesantren ingin mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan investasi bersama untuk masa depan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kerja bakti maupun penanaman pohon, tetapi berlanjut dalam gerakan nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sebab, lingkungan yang bersih dan hijau bukan sekadar menghadirkan keindahan, melainkan menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap potensi bencana.
Kegiatan Quick Wins Green Policing di Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, berlangsung aman, tertib, dan lancar.(Dk)












