Bukan Sekadar Seremoni, Satlantas Polres Kediri Kota Hadirkan Aksi Nyata untuk Masyarakat di HUT Lantas ke-71

Bukan Sekadar Seremoni, Satlantas Polres Kediri Kota Hadirkan Aksi Nyata untuk Masyarakat di HUT Lantas ke-71

KEDIRI KOTA, Wartajatim.id || Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang diperingati pada 22 September 2026 menjadi momentum bagi Satlantas Polres Kediri Kota untuk menghadirkan makna peringatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Bukan sekadar seremoni, semangat peringatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang mengedepankan kebersamaan, komunikasi dan kepedulian. Salah satunya terlihat dalam olahraga bersama dan Anjangsana yang dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026).

Kegiatan olahraga bersama berlangsung di halaman Mako Polres Kediri Kota. Personel kepolisian bersama peserta yang hadir mengikuti kegiatan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekompakan.

Mengusung tema “Olahraga Bersama dalam Rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Polres Kediri Kota”, kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas menjaga kebugaran.

Lebih dari itu, olahraga bersama menjadi ruang untuk mempererat kekompakan, membangun komunikasi serta menciptakan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.

Pada hari yang sama, semangat kepedulian Satlantas Polres Kediri Kota juga diwujudkan melalui kegiatan Anjangsana yang menyasar para pengemudi ojek online (ojol).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian kepada para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya dan menjadi bagian dari dinamika lalu lintas di Kota Kediri.

Dalam kegiatan Anjangsana, jajaran Satlantas Polres Kediri Kota hadir secara langsung untuk bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan para pengemudi ojol. Personel juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk kepedulian.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran personel Satlantas di tengah para pengemudi ojol menunjukkan bahwa pendekatan kepolisian tidak selalu dilakukan melalui penindakan.

Komunikasi, silaturahmi dan kepedulian menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang semakin dekat antara polisi dengan masyarakat.

Para pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki intensitas tinggi dalam menggunakan jalan. Aktivitas mereka yang berlangsung dari satu lokasi ke lokasi lainnya membuat aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal yang sangat penting.

Karena itu, Anjangsana tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat pesan keselamatan berlalu lintas. Para pengemudi ojol diajak untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu dan marka, menggunakan perlengkapan keselamatan serta menjaga etika berkendara ketika menjalankan aktivitas di jalan raya.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 harus menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini kami jadikan momentum untuk semakin hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya dalam pelaksanaan tugas di jalan raya, tetapi juga melalui komunikasi, silaturahmi dan kepedulian kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran Satlantas Polres Kediri Kota dapat dirasakan secara langsung dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Septia Intan Putri.

Menurutnya, kegiatan olahraga bersama dan Anjangsana kepada para pengemudi ojol merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus memperkuat komunikasi antara polisi dengan masyarakat.

“Para pengemudi ojol merupakan bagian dari masyarakat yang setiap hari beraktivitas di jalan. Karena itu, kami mengajak seluruh pengemudi ojol untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan dan menjaga etika saat berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap perjalanan,” pesannya.

AKP Septia juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya bersama, bukan hanya karena adanya petugas di lapangan.

“Mari bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Polisi memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan, edukasi, pengaturan dan penegakan hukum, tetapi keselamatan lalu lintas juga membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh masyarakat. Jadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

Bagi Satlantas Polres Kediri Kota, menyambangi pengemudi ojol bukan sekadar memberikan bingkisan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk kehadiran polisi yang ingin menyapa, mendengar dan membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat yang setiap hari menjadi bagian dari kehidupan lalu lintas.

Pendekatan komunikatif dan humanis dinilai penting karena tugas polisi lalu lintas bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Polisi lalu lintas tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, kemacetan maupun persoalan di jalan raya, tetapi juga melalui pelayanan, edukasi dan kepedulian.

Kesadaran berlalu lintas diharapkan tidak hanya muncul ketika terdapat petugas di lapangan. Ketertiban semestinya tumbuh menjadi kebiasaan dan menjadi bagian dari kesadaran setiap pengguna jalan.

Pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi rambu dan marka, menggunakan perlengkapan keselamatan, tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan lingkungan sekitar.

Khusus bagi pengemudi ojol maupun pengguna jalan lainnya, keselamatan hendaknya selalu menjadi prioritas. Aktivitas mencari nafkah di jalan harus tetap diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan dan kehati-hatian dalam berkendara.

Polisi memiliki tanggung jawab melalui edukasi, pelayanan, pengaturan dan penegakan hukum. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk mematuhi aturan serta ikut menjaga keselamatan sesama pengguna jalan.

Kegiatan olahraga bersama dan Anjangsana kepada pengemudi ojol pada Jumat (11/9/2026) menjadi gambaran bagaimana Satlantas Polres Kediri Kota menerjemahkan semangat HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat.

Olahraga bersama membangun kebersamaan dan kekompakan, sementara Anjangsana kepada pengemudi ojol menghadirkan sentuhan kepedulian sekaligus memperkuat komunikasi dengan salah satu kelompok masyarakat yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

Dari kegiatan tersebut, pesan yang dibawa menjadi lebih luas. Satlantas Polres Kediri Kota tidak hanya hadir untuk menegakkan aturan, tetapi juga hadir untuk melayani, melindungi, mengedukasi dan membangun kepedulian bersama masyarakat.

Dengan semangat tersebut, HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 diharapkan tidak sekadar menjadi penanda perjalanan pengabdian Korps Lalu Lintas Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat dan menumbuhkan budaya keselamatan berlalu lintas di Kota Kediri.

22 September 2026 bukan sekadar tanggal peringatan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, agar setiap perjalanan dapat berakhir dengan selamat sampai tujuan.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *