KEDIRI – Wartajatim.id || Respons cepat ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dalam mengatasi peristiwa kebakaran rumpun bambu di Dusun Grompol, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Hanya dalam hitungan menit setelah menerima laporan, petugas langsung tiba di lokasi untuk melokalisir api sehingga tidak merembet ke pemukiman warga,pada Minggu (14/6/2026) sore.
Kebakaran yang melanda lahan milik Ibu Hanifah di RT 01/RW 01 tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas warga yang membakar sampah. Api yang awalnya kecil dengan cepat membesar dan merembet ke area rumpun bambu yang kering.
Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengapresiasi gerak cepat personelnya di lapangan setelah menerima laporan dari seorang warga bernama Bapak Fuad.
”Begitu laporan masuk pada pukul 16.53 WIB, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol langsung bergerak siaga. Armada berangkat menuju lokasi pada pukul 16.56 WIB dan berhasil tiba di tempat kejadian pada pukul 17.08 WIB. Kesigapan ini krusial agar dampak kebakaran tidak meluas,” tegas Kaleb.
Sinergi dan Penyelamatan Aset Ratusan Juta
Dalam operasi pemadaman tersebut, 8 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Tim Damkar Pos Grogol mengerahkan 1 unit armada berkapasitas 5.000 liter (AG 8156 EP).Sinergi yang solid ini membuat api pada lahan seluas ± 5 ru tersebut bisa dipadamkan dengan cepat dan efektif.
Berkat tindakan taktis dan respons kilat dari tim Damkar, aset berharga di sekitar lokasi kejadian senilai ± Rp100.000.000 berhasil diselamatkan. Sementara itu, kerugian materiil akibat rusaknya rumpun bambu ditaksir mencapai ± Rp5.000.000.
Data Akhir Insiden Kebakaran:
Korban Jiwa / Luka: Nihil (Tidak ada)
Estimasi Kerugian: ± Rp5.000.000
Aset Terselamatkan: ± Rp100.000.000
Penyebab: Rembetan dari pembakaran sampah
Pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kediri memastikan kondisi di lapangan telah aman dan kondusif. Menutup keterangannya, petugas kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan, terutama di dekat vegetasi yang mudah terbakar.(Dk)
Editor: Redaksi












