Di Balik SPMB SMPN 2 Semen: Bukan Sekadar Cari Siswa, Tapi Jaga Anak Tetap Sekolah

Di Balik SPMB SMPN 2 Semen: Bukan Sekadar Cari Siswa, Tapi Jaga Anak Tetap Sekolah

​KEDIRI – Wartajatim.id || Suasana meja verifikasi di SMPN 2 Semen, Kabupaten Kediri, tampak sibuk sejak pagi. Sejumlah orang tua datang membawa map berisi rapor, piagam, dan surat keterangan domisili. Di sudut lain, petugas panitia dengan sabar menjelaskan alur pendaftaran kepada wali murid yang masih bingung. Inilah potret humanis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di ujung barat Kabupaten Kediri.

​Tahun ini, SMPN 2 Semen membuka pintu lebar-lebar untuk 192 calon siswa. Bagi pihak sekolah, angka-angka kuota tersebut bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan sebuah komitmen moral agar tidak ada anak di Kecamatan Semen yang terhenti sekolahnya hanya karena alasan administratif.

​Dua Tahap, Satu Tujuan:

​Proses seleksi SPMB SMPN 2 Semen sengaja digelar dalam dua gelombang demi mengakomodasi seluruh calon peserta didik. Seluruh alur ini telah direncanakan matang melalui rapat koordinasi intensif antara panitia dan Kepala Sekolah guna memastikan proses berjalan lancar, transparan, dan kondusif.

​Detail Jadwal & Alokasi Kuota SPMB 2026:

Jalur Pendaftaran

Kuota Siswa

Jadwal Pelaksanaan

Tahap 1: Prestasi, Afirmasi, Mutasi

135 Kursi

8 – 10 Juni 2026

Tahap 2: Domisili & Mutasi

77 Kursi

15, 17, dan 18 Juni 2026

Daftar Ulang (Bagi yang lolos)

22 – 24 Juni 2026

Sinergi Antar-Sekolah Mencegah Anak Putus Sekolah:

​Semangat untuk menjaga agar anak-anak di Kecamatan Semen tetap mengecap bangku pendidikan tidak hanya menjadi fokus SMPN 2 Semen, melainkan gerakan bersama tingkat kecamatan.

​Saat dikonfirmasi via telepon pada Rabu (17/6/2026), Plt. Kepala Sekolah SMPN 2 Semen, Wawan Irawan, menegaskan pentingnya sinergi dan fleksibilitas dalam proses penerimaan siswa baru tahun ini. Menurutnya, koordinasi yang baik antar-sekolah di wilayah Semen sangat krusial untuk memastikan seluruh lulusan SD/MI terakomodasi dengan baik.

​”Kami terus berkoordinasi dan mendukung penuh agar proses SPMB di wilayah Kecamatan Semen, termasuk di SMPN 2 Semen, berjalan transparan, lancar, dan kondusif. Fleksibilitas pendaftaran ini sangat membantu masyarakat. Target utama kita bersama adalah memberikan pelayanan terbaik bagi wali murid dan memastikan tidak ada anak usia sekolah di wilayah Semen yang tercecer atau sampai putus sekolah hanya karena kendala teknis atau jarak,” ujar Wawan Irawan, Rabu (17/6).

“Catatan: Jalur Prestasi (87 siswa), Afirmasi (39 siswa), Domisili (77 siswa), dan Mutasi (9 siswa),” tambah Wawan

​Fleksibilitas Tinggi: Daftar di Mana Saja, Sekolah Tetap Melayani

​Asas fleksibilitas inilah yang menjadi pembeda besar pada SPMB tahun ini. Meski posko pendaftaran dan verifikasi berkas utama dibuka di SMPN 2 Semen, calon siswa juga dipersilakan mendaftar di sekolah mana pun, baik negeri maupun swasta.

​Kebijakan inklusif ini lahir dari kesadaran bahwa tidak semua orang tua memiliki waktu dan ongkos memadai untuk bolak-balik ke satu titik. Dengan membuka akses yang lebih luas, sekolah berharap tidak ada anak yang gugur atau tertinggal hanya karena terhalang jarak dan keterbatasan informasi.

​Tertib dan Penuh Harapan:

​Hingga pertengahan tahap kedua ini, suasana pendaftaran di lapangan terpantau sangat tertib. Antrean berjalan teratur, berkas diperiksa dengan teliti, dan setiap kebingungan orang tua dijawab dengan ramah oleh panitia.

​Bagi para guru dan panitia, SPMB kali ini dimaknai sebagai usaha kolektif yang mendalam. Setiap formulir yang masuk adalah satu harapan baru bagi anak bangsa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

​Di Semen, esensi dari SPMB tahun ini bukan lagi tentang kompetisi siapa yang tersaring atau tersisih. Ini adalah gerakan bersama untuk memastikan bahwa semua anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk tetap belajar dan menggapai masa depan.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *