KEDIRI, Wartajatim.id – Berawal dari aktivitas pembakaran sampah daun bambu kering, kebakaran meluas hingga melahap rumpun bambu liar di kawasan bantaran sungai Dusun Sambirejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Minggu (1/11/2026) malam.
Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah tersebut dengan cepat merambat ke rumpun bambu di sekitarnya. Banyaknya tumpukan daun bambu kering di lokasi disinyalir menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api hingga area yang terbakar diperkirakan mencapai 1.400 meter persegi.
Peristiwa yang terjadi di lingkungan RT 04/RW 01 itu menjadi perhatian karena aktivitas pembakaran sampah yang semula terlihat sederhana justru berpotensi memicu kebakaran lebih luas apabila tidak dikendalikan.
Informasi kejadian diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri pada pukul 20.15 WIB dari seorang pelapor bernama Dwi Yudo. Merespons laporan tersebut, Tim Damkar Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 20.17 WIB dan tiba sekitar pukul 20.37 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas. Sebanyak empat personel diterjunkan dengan dukungan satu unit armada pemadam berkapasitas 5.000 liter bernomor polisi AG 8156 EP.
Proses pemadaman dimulai pukul 20.42 WIB. Petugas melakukan penanganan secara intensif hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan sesuai standar operasional prosedur (SOP) pada pukul 22.15 WIB.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan aktivitas pembakaran sampah, terutama di kawasan terbuka yang dipenuhi material mudah terbakar seperti daun bambu, ranting, dan rerumputan kering.
“Pembakaran sampah yang tidak dikendalikan dapat memicu kebakaran lebih besar, terlebih ketika dilakukan di kawasan yang banyak terdapat daun dan ranting kering. Kami berharap kejadian di Desa Sambirejo ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak menganggap remeh sumber api sekecil apa pun,” ujarnya.
Kaleb juga mengimbau masyarakat agar menghindari pembakaran sampah secara sembarangan, khususnya di sekitar bantaran sungai, lahan kosong, rumpun bambu, maupun kawasan yang memiliki banyak tumbuhan kering.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan cara pengelolaan sampah yang lebih aman. Jangan meninggalkan api dalam kondisi menyala, dan pastikan bara benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Kesadaran masyarakat sangat penting untuk mencegah kebakaran sejak dini,” imbaunya.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko kebakaran.
“Kami tegaskan, jangan menunggu api membesar baru menyadari pentingnya kewaspadaan. Jika melihat potensi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin. Keselamatan lingkungan dan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Berdasarkan laporan hasil penanganan Damkar Kabupaten Kediri, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp1 juta. Sementara itu, nilai aset yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp2 juta.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia.
Keberhasilan petugas Damkar Pos Grogol dalam mengendalikan kobaran api hingga tuntas menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian tersebut. Dengan dukungan armada dan personel yang diterjunkan, kebakaran akhirnya dapat dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa di Desa Sambirejo ini menjadi pengingat bahwa kebakaran bisa berawal dari hal yang dianggap sepele. Pembakaran sampah tanpa pengawasan, terlebih di area yang dipenuhi material kering, dapat menimbulkan risiko serius bagi lingkungan sekitar.
Karena itu, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam mengelola sampah dan tidak melakukan pembakaran sembarangan. Sebab, mencegah api sebelum membesar jauh lebih baik daripada harus menghadapi dampak kebakaran.
Dk/Wartajatim.id – Cepat Mengabarkan, Akurat Menyampaikan.












