MADIUN, Wartajatim.id — Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian. Hal itu tercermin dari catatan kinerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun yang kembali menunjukkan pertumbuhan jumlah pelanggan sepanjang 2026.
Hingga September 2026, sebanyak 4.662.243 pelanggan tercatat menggunakan layanan kereta api dari wilayah Daop 7 Madiun. Jumlah tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode Januari-September 2025 yang mencapai 4.397.216 pelanggan.
Dengan demikian, terdapat tambahan sekitar 265 ribu pelanggan dalam periode sembilan bulan tersebut.
Kenaikan juga terlihat secara khusus pada September 2026. Sepanjang bulan itu, KAI Daop 7 Madiun memberangkatkan 466.021 pelanggan. Angka tersebut bertambah 21.530 pelanggan dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 444.491 pelanggan.
Jika dihitung berdasarkan angka tersebut, pertumbuhan pelanggan pada September 2026 mencapai sekitar 5 persen secara tahunan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menggunakan kereta api masih mendapat kepercayaan dari masyarakat.
“Adanya peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada periode September 2026 ini tentunya menunjukkan bahwa moda transportasi KA masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian. Hal ini tentu kami sambut dengan terus berkomitmen mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama dalam perjalanan KA,” kata Tohari dalam keterangan tertulis, Minggu (4/10/2026).
Pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut berlangsung bersamaan dengan sejumlah program yang digelar KAI dalam rangka memperingati HUT ke-81 KAI.
Salah satunya melalui program potongan harga tiket sebesar 19 persen untuk pembelian pada 28 September 2026 dengan periode keberangkatan hingga H+45.
Tak hanya memberikan stimulus melalui program tiket, KAI Daop 7 Madiun juga menghadirkan bentuk apresiasi langsung kepada pelanggan melalui program Sapa Pelanggan.
Dalam kegiatan tersebut, pelanggan mendapatkan berbagai merchandise khas KAI. Ada pula sentuhan lokal yang diberikan pada momentum HUT KAI melalui pembagian 300 pecel pincuk khas Madiun.
Program tersebut menjadi salah satu cara KAI membangun kedekatan dengan pelanggan sekaligus memberikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan jasa kereta api.
Namun, meningkatnya jumlah pelanggan juga membawa konsekuensi terhadap tanggung jawab pelayanan. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta api, semakin besar pula tuntutan agar perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat dalam operasionalnya.
Karena itu, KAI Daop 7 Madiun menyatakan peningkatan volume penumpang akan terus diimbangi dengan perhatian terhadap keselamatan, keamanan, keandalan sarana dan prasarana, serta pengembangan pelayanan.
Tohari menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mempercayakan kebutuhan mobilitasnya kepada kereta api.
“Atas kinerja positif ini, KAI Daop 7 Madiun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan dengan terus memilih moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam mendukung mobilitas bepergian,” ujarnya.
Menurutnya, kepercayaan pelanggan menjadi dorongan bagi KAI untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan.
“KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan dengan menjamin keselamatan, keamanan, dan memastikan keandalan sarana serta prasarana untuk kelancaran operasional KA,” imbuh Tohari.
Tak berhenti pada pertumbuhan jumlah pelanggan, KAI juga menyebut peningkatan layanan menjadi bagian penting dalam menghadapi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Berbagai inovasi dan pengembangan fasilitas pelanggan terus dilakukan, baik yang telah berjalan maupun yang diproyeksikan untuk dikembangkan ke depan.
“Adanya peningkatan kinerja ini tentunya juga dibarengi dengan peningkatan layanan melalui berbagai inovasi dan pengembangan fasilitas pelanggan, baik yang sudah dilakukan maupun yang akan terus dikembangkan sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 untuk menghadirkan service excellent,” pungkas Tohari.
Catatan tersebut memperlihatkan satu hal: perjalanan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun tidak hanya berbicara tentang jumlah keberangkatan dan kedatangan. Di balik angka jutaan pelanggan, terdapat kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan.
Karena itu, pertumbuhan pelanggan menjadi capaian sekaligus tantangan bagi KAI untuk mempertahankan kepercayaan tersebut melalui pelayanan yang konsisten.
Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai perjalanan maupun pelayanan kereta api dapat menghubungi Contact Center KAI 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121.(Dk)












