Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar Hebat, Respons Cepat Damkar Pos Pare Selamatkan Aset Puluhan Juta

Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar Hebat, Respons Cepat Damkar Pos Pare Selamatkan Aset Puluhan Juta

KEDIRI — Wartajatim.id || Amukan si jago merah melanda kawasan perkebunan tebu di RT 02 RW 12, Dusun Jenggotan, Desa Papar, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri pada Selasa (30/6/2026) sore. Berkat kesigapan dan respons cepat dari Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare, kobaran api berhasil dijinakkan sebelum merembet lebih luas, sekaligus menyelamatkan aset senilai puluhan juta rupiah.

​Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh pemilik lahan tebu yang terkejut melihat kobaran api sudah mulai melahap tanamannya. Menyadari bahaya yang mengancam, seorang warga bernama Basuki langsung bergegas menghubungi Pos Damkar Pare pada pukul 16.40 WIB guna meminta bantuan darurat.

​Mendapat laporan tersebut, Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri langsung bergerak taktis. Hanya dalam kurun waktu tiga menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 16.43 WIB, Tim Damkar Pos Pare langsung diterjunkan menuju lokasi dan tiba tepat waktu pada pukul 16.55 WIB untuk melakukan tindakan pemadaman.

​Kondisi di lapangan sempat menegangkan lantaran saat petugas tiba, api sudah dalam kondisi membesar dan meluas di area lahan tebu. Guna menjinakkan kebakaran tersebut, Tim Damkar mengerahkan 6 orang personel tangguh dengan diperkuat oleh 2 unit armada pemadam berkapasitas besar, masing-masing truk berkapasitas 5.000 liter dengan nomor polisi AG 8157 EP dan AG 8162 GP.

​Petugas berjibaku melawan asap pekat dan api yang merembet cepat di antara tanaman tebu yang kering. Melalui perjuangan keras dan strategi lokalisir yang matang sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP), operasi pemadaman dan pembasahan (cooling) akhirnya dinyatakan selesai total pada pukul 19.40 WIB.

​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, dalam keterangan resminya membenarkan sekaligus mengapresiasi kinerja cepat anggotanya di lapangan.

​”Tim langsung bergerak cepat begitu menerima laporan warga. Alhamdulillah, berkat penanganan yang taktis dan sesuai SOP, potensi kerugian yang jauh lebih besar berhasil dihindari, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Kaleb.

​Lebih lanjut, Kaleb Untung Satrio Wicaksono juga memberikan pesan tegas dan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemilik lahan pertanian dan perkebunan, mengingat karakteristik lahan tebu yang sangat rentan terbakar.

​”Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah secara liar di dekat area yang kering. Di musim seperti ini, kelalaian kecil bisa berdampak fatal. Jika melihat ada potensi titik api, segera hubungi pos pemadam terdekat agar bisa langsung kami mitigasi,” pesannya secara mendalam.

​Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari munculnya titik api di lahan tebu tersebut masih belum diketahui dan dalam proses penyelidikan.

​Akibat insiden ini, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 12.500.000. Namun, aksi heroik petugas di lapangan berhasil menyelamatkan sisa lahan dan aset tebu di sekitarnya yang bernilai sekitar Rp 40.000.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa, luka ringan, maupun luka berat dalam kejadian ini.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *