KEDIRI – Wartajatim.id || Lupa mengambil kunci yang tertinggal di dalam ruko membuat seorang warga di Dusun Cakruk, Desa Kras, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, mengalami kendala saat hendak kembali masuk ke tempat usahanya, Sabtu (22/8/2026) malam.
Pintu folding gate atau rolling door ruko milik Deni tersebut terkunci secara otomatis setelah ditutup, sementara kunci masih berada di dalam. Tak ingin mengambil risiko dengan membongkar atau merusak pintu, pemilik kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih.
Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Pos Ngadiluwih bergerak menuju lokasi sekitar pukul 21.42 WIB dan tiba pada pukul 22.00 WIB. Petugas kemudian melakukan penanganan dengan menggunakan peralatan berupa tali karmantel dan tangga.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan dan sesuai prosedur operasional standar (SOP). Setelah dilakukan penanganan, pintu rolling door akhirnya berhasil dibuka dengan aman sehingga pemilik dapat kembali masuk ke dalam ruko.
Penanganan tersebut berlangsung hingga pukul 23.05 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian ini, baik luka ringan, luka berat maupun meninggal dunia.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum meninggalkan rumah, ruko maupun tempat usaha.
Menurut Kaleb, masyarakat perlu memastikan kunci tidak tertinggal di dalam ruangan serta memeriksa kembali kondisi pintu sebelum ditutup, terutama pada pintu yang memiliki sistem penguncian otomatis.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri membuka pintu yang terkunci dengan cara yang berisiko menimbulkan kerusakan atau membahayakan keselamatan.
“Apabila mengalami kondisi seperti ini, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mengambil tindakan yang berisiko. Segera meminta bantuan petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan aman dan sesuai prosedur,” imbau Kaleb.
Kaleb menambahkan, petugas Damkar tidak hanya memberikan pelayanan dalam penanganan kebakaran, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi yang membutuhkan keterampilan dan peralatan khusus.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap penanganan,” ujarnya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat sederhana bagi masyarakat agar selalu memeriksa kembali kunci, pintu, kompor, listrik, maupun peralatan lain sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha.
Respons cepat petugas Damkar Kabupaten Kediri dalam menangani kejadian tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran layanan kedaruratan bagi masyarakat, sekaligus mengedepankan keselamatan dalam setiap proses penanganan.(Dk)












