KEDIRI – Wartajatim.id || SMP Negeri 2 Mojo, Kabupaten Kediri, menggelar kegiatan Parenting bagi orang tua/wali siswa kelas 8 sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama antara sekolah dengan keluarga dalam mendampingi proses pendidikan serta perkembangan anak pada tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Sekolah dan Orang Tua Mewujudkan Generasi Unggul Berkarakter, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia.” Tema ini menegaskan pentingnya keterlibatan bersama antara sekolah dan keluarga dalam memberikan pendampingan kepada siswa, khususnya pada masa remaja yang menjadi salah satu tahapan penting dalam perkembangan kepribadian anak.
Kepala SMPN 2 Mojo, Heri Susanto, S.Pd., M.H., menyampaikan bahwa pendidikan anak membutuhkan sinergi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua. Menurutnya, sekolah memiliki peran dalam memberikan pembelajaran dan pembinaan, sementara keluarga menjadi lingkungan penting bagi anak dalam mendapatkan perhatian, pendampingan dan keteladanan.
“Pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan orang tua, begitu pula sebaliknya. Karena itu, melalui kegiatan parenting ini kami ingin menyamakan visi dan persepsi agar pendampingan terhadap anak dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan,” ujar Heri Susanto.
Ia menjelaskan, komunikasi yang terbuka antara sekolah dan orang tua diperlukan untuk mengetahui perkembangan siswa secara lebih menyeluruh. Tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga menyangkut sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, pergaulan serta perkembangan karakter siswa.
Menurut Heri, siswa kelas 8 berada pada fase remaja yang membutuhkan perhatian dan pendampingan secara proporsional. Pada tahap tersebut, anak mulai mengalami berbagai perubahan dan membutuhkan lingkungan yang mampu memberikan arahan sekaligus ruang untuk berkembang.
Karena itu, sekolah bersama orang tua diharapkan dapat membangun pola komunikasi yang positif, sehingga berbagai potensi maupun persoalan yang dihadapi siswa dapat diketahui dan ditangani melalui pendekatan yang tepat.
“Keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari nilai yang diperoleh siswa. Lebih dari itu, kami berharap anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter positif, bertanggung jawab, disiplin, menghormati orang lain dan memiliki akhlak yang baik,” ungkapnya.
Kegiatan Parenting tersebut juga menjadi ruang komunikasi bagi sekolah dan orang tua untuk memperkuat kesamaan langkah dalam mendampingi siswa menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
Heri Susanto mengingatkan, pendampingan terhadap anak sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika mereka menghadapi persoalan. Orang tua juga diharapkan hadir dalam keseharian anak, membangun komunikasi yang terbuka serta memberikan contoh positif di lingkungan keluarga.
“Kami berharap orang tua terus memberikan pendampingan kepada putra-putrinya, membangun komunikasi yang terbuka dan memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang diajarkan di sekolah akan lebih kuat apabila mendapatkan dukungan dan contoh yang baik di lingkungan keluarga,” pesannya.
Ia juga mengajak orang tua untuk memberikan apresiasi terhadap proses yang dijalani anak, bukan hanya berorientasi pada hasil.
“Mari kita dampingi anak-anak dengan komunikasi yang baik. Jangan hanya menuntut mereka untuk berprestasi, tetapi juga berikan apresiasi, perhatian dan contoh yang baik. Anak-anak membutuhkan orang tua dan guru yang mau mendengarkan serta membimbing mereka,” lanjut Heri.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga diharapkan dapat menciptakan suasana pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa. Dengan komunikasi yang terbangun secara berkelanjutan, sekolah dan orang tua dapat saling memberikan informasi serta dukungan dalam proses pendampingan anak.
Melalui kegiatan Parenting kelas 8 tersebut, SMPN 2 Mojo berupaya memperkuat kemitraan dengan orang tua/wali siswa agar proses pendidikan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas.
Sinergi antara sekolah dan keluarga diharapkan dapat memberikan lingkungan yang positif bagi siswa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi sekaligus membangun karakter dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi SMPN 2 Mojo, pendidikan merupakan proses yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk belajar dan berkembang, sedangkan keluarga memiliki peran penting dalam memberikan perhatian, pengawasan dan keteladanan.
Kegiatan Parenting ini pun diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih erat dan berkelanjutan antara sekolah dengan orang tua.
Sebab, prestasi akademik akan semakin bermakna ketika berjalan beriringan dengan karakter, tanggung jawab dan akhlak yang baik. Melalui sinergi tersebut, SMPN 2 Mojo berharap dapat terus mendampingi siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan masa depan.(Dk)












