KEDIRI – Wartajatim.id || Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus diperkuat Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama Pemerintah Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Cengkok tersebut digelar mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB. Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., bersama jajaran melakukan silaturahmi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergitas, komunikasi, serta penyamaan persepsi dalam menjaga situasi Kamtibmas di Desa Cengkok khususnya dan Kecamatan Tarokan pada umumnya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan pemerintah desa serta unsur TNI. Melalui komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan, berbagai persoalan maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kanit Intelkam Polsek Tarokan Iptu Dian Eko Cahyono, Ps. Kanit Reskrim Aipda Puji Nuryanto, S.H., dan Bhabinkamtibmas Desa Cengkok Aipda Joko Setiyono.
Sementara dari unsur TNI hadir Babinsa Cengkok Sertu Hariyanto. Dari Pemerintah Desa Cengkok hadir Kepala Desa Cengkok, Kaur Umum Lasiran, Kasun Beji Sugianto, serta Kasi Kesejahteraan Rifai.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tarokan juga menyampaikan pesan humanis dari Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., yang menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi yang baik, serta membangun rasa aman melalui kebersamaan.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen jajaran Polres Kediri Kota agar anggota tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga aktif membangun komunikasi dan silaturahmi bersama masyarakat serta seluruh unsur pemerintahan di tingkat desa.
Kapolsek Tarokan menegaskan bahwa keamanan wilayah tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah desa, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh warga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan nyaman.
Pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Dengan komunikasi yang santun dan terbuka, masyarakat diharapkan tidak merasa segan untuk menyampaikan berbagai informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan Kamtibmas.
Memasuki momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kapolsek Tarokan juga memberikan perhatian khusus terhadap berbagai kegiatan perayaan yang akan diselenggarakan masyarakat di masing-masing desa di wilayah Kecamatan Tarokan.
Menurutnya, setiap desa memiliki adat istiadat, tradisi, budaya, serta ciri khas masing-masing dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan yang patut dijaga dan menjadi bagian dari semangat kebersamaan masyarakat.
Kapolsek mengimbau agar seluruh rangkaian kegiatan perayaan HUT RI ke-81, baik berupa perlombaan, kegiatan sosial, hiburan masyarakat, karnaval maupun kegiatan lainnya, dapat dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keamanan dan ketertiban.
“Setiap desa tentu memiliki adat istiadat, tradisi dan ciri khas masing-masing dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan. Silakan masyarakat menyambut dan merayakannya dengan penuh semangat serta kegembiraan, namun tetap mengedepankan kerukunan, keamanan dan ketertiban,” pesan Kapolsek Tarokan.
Ia juga mengingatkan agar perbedaan bentuk kegiatan maupun cara masyarakat dalam memeriahkan HUT RI tidak menjadi alasan munculnya perselisihan. Sebaliknya, momentum kemerdekaan hendaknya dijadikan sarana untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong.
“Kita ingin seluruh kegiatan HUT RI ke-81 di wilayah Tarokan berjalan meriah, tetapi tetap aman dan kondusif. Jangan sampai kegiatan yang awalnya untuk mempererat persaudaraan justru menimbulkan perselisihan. Mari kita jaga komunikasi, saling menghormati dan menghargai antarwarga,” tegasnya.
Kapolsek juga mengimbau panitia penyelenggara maupun pemerintah desa untuk memperhatikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung, termasuk pengaturan lokasi, arus lalu lintas apabila kegiatan melibatkan penggunaan jalan, serta memastikan kegiatan tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.
Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum diketahui kebenarannya. Apabila terdapat persoalan atau potensi gangguan selama rangkaian kegiatan berlangsung, warga diharapkan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa atau kepolisian.
“Yang paling penting adalah semangat persatuan. Mari kita jadikan HUT RI ke-81 sebagai momentum untuk memperkuat kerukunan dan kebersamaan. Berbeda kegiatan dan tradisi tidak menjadi masalah selama kita tetap saling menghormati dan menjaga kondusivitas wilayah Tarokan,” tambahnya.
Kapolres Kediri Kota melalui Kapolsek Tarokan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, pemerintah desa maupun kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan, sehingga setiap persoalan dapat ditangani secara cepat, tepat dan proporsional.
Sinergitas antara Polri, TNI dan pemerintah desa menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat wilayah.
Melalui kegiatan silaturahmi seperti ini, koordinasi tidak hanya dilakukan ketika terjadi gangguan Kamtibmas, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk membaca berbagai perkembangan situasi yang ada di tengah masyarakat.
Kapolsek Tarokan bersama jajarannya berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi dalam menyerap aspirasi serta mendeteksi berbagai persoalan sejak dini.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Polres Kediri Kota dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat, responsif dan humanis kepada masyarakat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Ketika komunikasi dan kepedulian dibangun sejak awal, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah dan langkah yang tepat,” menjadi pesan yang ditekankan dalam semangat silaturahmi tersebut.
Silaturahmi Kapolsek Tarokan bersama Pemerintah Desa Cengkok berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komunikasi.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman dan kondusif, tanpa adanya gangguan yang menonjol.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata upaya Polsek Tarokan dalam memperkuat sinergitas dengan pemerintah desa dan unsur TNI, sekaligus mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Dengan komunikasi yang terus terjaga, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin aman, tertib dan nyaman bagi seluruh warga Desa Cengkok dan masyarakat Kecamatan Tarokan, terlebih dalam menyambut dan menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui kemeriahan berbagai kegiatan, tetapi juga melalui semangat persatuan, gotong royong, toleransi dan kepedulian antarwarga.
Polri hadir untuk masyarakat, bersama masyarakat menjaga Tarokan tetap aman, rukun dan kondusif.(Dk)












