Polres Kediri Dorong Perawatan Jagung Besuk untuk Menjaga Produksi Pangan

Polres Kediri Dorong Perawatan Jagung Besuk untuk Menjaga Produksi Pangan

KEDIRI,Wartajatim.id — Tanaman jagung di Desa Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, tengah mendapat perhatian petani setelah ditemukan hama dan gulma di area tanam. Persoalan tersebut dibahas langsung saat Kanit Binmas Polsek Gurah Polres Kediri Aiptu Prastara menyambangi petani dan ikut dalam kegiatan perawatan tanaman, Senin (5/10/2026).

Aiptu Prastara turut membantu pekerjaan di lahan sekaligus bertukar informasi dengan petani mengenai gangguan yang muncul pada tanaman. Dari pembicaraan tersebut, petani dan personel kepolisian saling berbagi pengalaman terkait kondisi tanaman serta persoalan yang ditemui selama proses budidaya.

Kegiatan di lahan jagung itu sekaligus memperlihatkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan seberapa luas lahan yang ditanami. Kondisi tanaman setelah ditanam juga ikut menentukan apakah hasil pertanian nantinya dapat dipertahankan hingga masa panen.

Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Gurah AKP Dwi Widodo, S.H. menyampaikan bahwa keterlibatan personel diarahkan untuk mengikuti perkembangan pertanian sekaligus mengetahui persoalan yang dihadapi petani secara lebih dekat.

“Hama dan gulma perlu segera dikenali agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, komunikasi dengan petani menjadi hal penting dalam pelaksanaan Program Ketahanan Pangan. Persoalan yang muncul di lahan dapat menjadi bahan bagi personel untuk memahami kebutuhan petani secara lebih nyata.

“Yang paling penting adalah menjaga tanaman tetap tumbuh sampai menghasilkan. Petani terus bekerja, dan personel ikut memberi dukungan sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.

Perawatan tanaman jagung di Desa Besuk menjadi salah satu aktivitas yang menopang Program Ketahanan Pangan di tingkat desa. Upaya tersebut sekaligus mendukung target swasembada pangan dengan menjaga produktivitas lahan pertanian yang dikelola masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *