Suara Ledakan dari Ruang Panel, Pabrik Bihun di Kandat Kediri Terbakar: Damkar Selamatkan Aset Rp1 Miliar

Suara Ledakan dari Ruang Panel, Pabrik Bihun di Kandat Kediri Terbakar: Damkar Selamatkan Aset Rp1 Miliar

KEDIRI – Wartajatim.id || Suara ledakan dari arah ruang panel listrik membuat penjaga sebuah pabrik bihun di Dusun Sentul, Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, segera melakukan pengecekan. Tak lama kemudian, ditemukan api membakar bagian panel listrik, Rabu (9/9/2026) sore.

Menyadari api berpotensi menimbulkan kerusakan lebih luas, penjaga pabrik segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri.

Laporan diterima sekitar pukul 16.10 WIB. Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.27 WIB.

Lima personel dengan satu unit armada Damkar berkapasitas 2.500 liter, AG 8240 GP, langsung melakukan pemadaman pada titik kebakaran.

Petugas bekerja cepat untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke bagian lain dari fasilitas pabrik. Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.20 WIB.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di sekitar titik kebakaran guna memastikan tidak ada api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.

Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik pada panel. Namun, penyebab tersebut masih merupakan dugaan awal dan belum dapat disebut sebagai kesimpulan final tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Kebakaran mengakibatkan kerusakan pada bagian panel dengan perkiraan kerugian material sekitar Rp50 juta.

Meski demikian, penanganan cepat petugas berhasil mencegah api meluas. Berdasarkan estimasi laporan lapangan, aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menekankan pentingnya kecepatan masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian kebakaran.

Menurutnya, penanganan sejak tahap awal dapat memperbesar peluang api segera dikendalikan sehingga risiko kerusakan dan kerugian dapat ditekan.

Kaleb juga mengingatkan pemilik maupun pengelola tempat usaha agar tidak hanya berfokus pada aktivitas produksi, tetapi juga memastikan aspek keselamatan, terutama kondisi instalasi kelistrikan.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama pemilik dan pengelola tempat usaha, agar melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala. Panel, kabel, sambungan dan perangkat pengaman harus dipastikan dalam kondisi baik dan sesuai standar. Jangan menunggu sampai terjadi gangguan yang dapat memicu kebakaran,” imbaunya.

Ia juga meminta masyarakat segera mengambil langkah yang aman apabila menemukan indikasi gangguan kelistrikan, seperti munculnya percikan, bau hangus, kabel panas atau kondisi panel yang tidak normal.

“Jika terjadi kebakaran, jangan mengambil tindakan yang membahayakan diri, terutama apabila sumber api berkaitan dengan listrik. Utamakan keselamatan jiwa, segera menjauh dari titik berbahaya dan hubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secara profesional,” tegasnya.

Penaganan kebakaran dilakukan oleh Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih di bawah penanggung jawab Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri dan pelaksanaan kegiatan oleh Kabid Pencegahan Kebakaran.

Dengan dukungan satu armada dan lima personel, petugas berhasil menyelesaikan proses pemadaman dan memastikan kondisi lokasi aman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa fasilitas kelistrikan, khususnya panel listrik pada tempat usaha, membutuhkan pemeriksaan dan pemeliharaan secara rutin. Pencegahan dan respons cepat menjadi dua aspek penting untuk mengurangi risiko kebakaran sekaligus melindungi keselamatan manusia dan aset.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *