13 Perlintasan Jadi Prioritas, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Pengamanan dan Keselamatan Warga

13 Perlintasan Jadi Prioritas, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Pengamanan dan Keselamatan Warga

KEDIRI – Wartajatim.id || Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan di perlintasan sebidang menjadi perhatian serius PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Tahun 2026, KAI Daop 7 Madiun mendapatkan alokasi pembangunan fasilitas keselamatan pada 13 titik prioritas, sebagai bagian dari program nasional peningkatan keselamatan perlintasan sebidang.

Penguatan tersebut dilakukan melalui pembangunan pos jaga perlintasan sebidang, peningkatan kesiapan petugas, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di lokasi perlintasan yang masih beririsan langsung dengan jalur lalu lintas masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh operasional perkeretaapian.

“Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan secara terukur agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tohari, pada Senin (31/8/2026).

Secara nasional, program peningkatan keselamatan tahun 2026 mencakup 190 titik prioritas di berbagai wilayah operasi KAI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 titik berada di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.

Pembangunan pos jaga tersebut tersebar di sejumlah jalur perkeretaapian, mulai dari wilayah Kediri, Blitar, Tulungagung hingga Madiun. Adapun 13 titik yang menjadi prioritas pembangunan yakni:

JPL 295 KM 200+303, antara Stasiun Minggiran–Papar.

JPL 299A KM 206+105, antara Stasiun Papar–Purwoasri.

JPL 301 KM 210+243, antara Stasiun Purwoasri–Kertosono.

JPL 303 KM 211+793, antara Stasiun Purwoasri–Kertosono.

JPL 294A KM 199+645, antara Stasiun Minggiran–Papar.

JPL 266 KM 174+122, antara Stasiun Kras–Ngadiluwih.

JPL 218 KM 138+131, antara Stasiun Rejotangan–Ngunut.

JPL 209 KM 130+327, antara Stasiun Blitar–Rejotangan.

JPL 182 KM 117+186, antara Stasiun Garum–Blitar.

JPL 174 KM 113+137, antara Stasiun Talun–Garum.

JPL 172 KM 112+389, antara Stasiun Talun–Garum.

JPL 171 KM 111+973, antara Stasiun Talun–Garum.

JPL 123 KM 153+637, antara Stasiun Caruban–Babadan.

Selain pembangunan fasilitas fisik, KAI Daop 7 Madiun juga memperkuat kesiapan sumber daya manusia yang akan bertugas di lapangan. Sebanyak 52 calon petugas penjaga pintu perlintasan dipersiapkan untuk mendukung pengamanan dan pelayanan keselamatan di perlintasan sebidang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya KAI untuk memastikan fasilitas keselamatan tidak hanya tersedia, tetapi juga didukung oleh petugas yang memiliki kesiapan dan kompetensi dalam menjalankan tugasnya.

Meski demikian, KAI menilai pembangunan infrastruktur dan kesiapan petugas tidak akan maksimal tanpa dukungan serta kedisiplinan para pengguna jalan.

Tohari mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aturan ketika melintasi perlintasan sebidang, terlebih ketika mendekati jalur kereta api.

“Kami juga mengajak dan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang. Kedisiplinan bersama seperti berhenti sebelum melewati perlintasan, melihat ke kanan dan ke kiri, memastikan kondisi aman, serta tidak menerobos palang pintu merupakan kunci utama dalam mencegah risiko kecelakaan,” tegasnya.

Penguatan 13 titik prioritas tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam membangun budaya keselamatan bersama. Sebab, keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya menjadi tanggung jawab operator kereta api, tetapi membutuhkan kepatuhan dan kewaspadaan seluruh pengguna jalan.

Dengan sinergi antara KAI, pemerintah daerah, petugas penjaga perlintasan, dan masyarakat, keberadaan perlintasan sebidang diharapkan dapat semakin aman serta mampu menekan potensi terjadinya kecelakaan.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *