KEDIRI, Wartajatim.id – Respons cepat kembali ditunjukkan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dalam menangani laporan kebakaran. Kali ini, petugas Pos Ngadiluwih bergerak cepat memadamkan kebakaran rumpun bambu milik warga di RT 004/RW 003, Dusun Ringinrejo, Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Senin (24/8/2026) malam.
Kebakaran dilaporkan oleh Sdr. Atqiya kepada petugas pada pukul 17.58 WIB. Mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih segera bergerak menuju lokasi pada pukul 18.03 WIB dan tiba sekitar pukul 18.29 WIB.
Setibanya di lokasi, sebanyak empat personel langsung melakukan penanganan dengan mengerahkan satu unit armada Damkar Pos Ngadiluwih berkapasitas 2.500 liter.
Petugas kemudian melakukan penyemprotan dan pemadaman pada rumpun bambu yang terbakar. Penanganan berlangsung cepat dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Sekitar pukul 19.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Petugas selanjutnya memastikan kondisi di sekitar lokasi aman serta tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, pemilik lahan mengetahui adanya api yang kemudian menjalar ke rumpun bambu. Dalam laporan awal terdapat dugaan bahwa kebakaran kemungkinan dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Karena itu, penyebab pasti kejadian masih perlu disikapi secara hati-hati dan tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan dugaan awal.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan sekitar Rp500 ribu, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan ditaksir mencapai Rp1 juta.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele sumber api sekecil apa pun. Terlebih, rumpun bambu, rumput kering, daun, dan material sejenisnya dapat menjadi media yang memungkinkan api cepat membesar dan menjalar.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang terdapat rumput kering, semak, rumpun bambu, maupun material yang mudah terbakar,” ujar Kaleb.
Menurut Kaleb, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Kebiasaan sederhana seperti memastikan api benar-benar padam setelah digunakan dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan dapat menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran.
“Kita jangan menunggu api membesar baru bertindak. Pencegahan jauh lebih baik daripada harus menghadapi kerugian akibat kebakaran. Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kesigapan personel Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih yang langsung merespons laporan masyarakat. Kecepatan petugas menuju lokasi dinilai penting untuk mengendalikan api sebelum merembet ke area yang lebih luas dan berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.
Kaleb menambahkan, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun material lainnya secara sembarangan, khususnya ketika kondisi lingkungan kering dan terdapat banyak bahan yang mudah terbakar.
“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran. Segera informasikan kepada petugas jika melihat tanda-tanda kebakaran. Dengan laporan yang cepat dan respons yang cepat pula, potensi kerugian yang lebih besar dapat kita cegah,” pungkasnya.
Kebakaran rumpun bambu di Ringinrejo tersebut akhirnya berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap sumber api harus menjadi perhatian bersama.
Damkar Kabupaten Kediri terus mengajak masyarakat untuk mengutamakan pencegahan, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.(Dk)












