Damkar Kabupaten Kediri Gerak Cepat Evakuasi Ular Python 2,5 Meter di Rumah Warga Plemahan

Damkar Kabupaten Kediri Gerak Cepat Evakuasi Ular Python 2,5 Meter di Rumah Warga Plemahan

KEDIRI – Wartajatim.id || Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare bergerak cepat mengevakuasi seekor ular python berukuran sekitar 2,5 meter yang ditemukan di selokan belakang rumah warga di Dusun Gamol, Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Minggu (23/8/2026) malam.

Evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan keberadaan ular tersebut kepada petugas dan meminta bantuan untuk mengamankannya. Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare kemudian berangkat menuju lokasi sekitar pukul 20.15 WIB.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.20 WIB. Setelah melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di sekitar lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi terhadap ular yang berada di dalam selokan.

Dengan menggunakan sarung tangan dan karung goni, petugas Damkar melakukan penanganan secara hati-hati. Ular tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dengan aman dan lancar sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Berdasarkan laporan penanganan, ular yang dievakuasi berjenis python, dengan panjang sekitar 2,5 meter dan berat kurang lebih 5 kilogram.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Warga yang berada di sekitar lokasi juga tidak dilaporkan mengalami luka ringan maupun luka berat. Tidak terdapat korban meninggal dunia.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan ular atau hewan lain yang berpotensi membahayakan.

Warga diminta tetap tenang, menjaga jarak dari hewan tersebut, serta segera meminta bantuan petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan sesuai prosedur.

Kaleb juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan ular di sekitar lingkungan rumah, khususnya di area selokan, kebun, lahan kosong, tumpukan barang, maupun tempat lembap yang memungkinkan menjadi tempat persembunyian.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jika menemukan ular yang berpotensi membahayakan, jangan mengambil risiko dengan mencoba menangkap atau mengevakuasi sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman,” pesan Kaleb.

Penanganan ular tersebut berlangsung sekitar 25 menit, mulai pukul 20.15 WIB hingga 20.40 WIB. Proses evakuasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan korban.

Peristiwa tersebut juga menunjukkan bahwa peran Damkar Kabupaten Kediri tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran. Petugas turut membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk evakuasi hewan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Masyarakat diimbau tidak panik maupun bertindak gegabah apabila menemukan ular di lingkungan permukiman. Menjaga jarak dan meminta bantuan petugas merupakan langkah yang lebih aman untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *