Tawon Vespa Bersarang di Atap Rumah Warga Papar Kediri, Damkar Pos Grogol Turun Tangan

Tawon Vespa Bersarang di Atap Rumah Warga Papar Kediri, Damkar Pos Grogol Turun Tangan

KEDIRI – Wartajatim.id || Keberadaan sarang tawon vespa berukuran cukup besar di bagian atap samping rumah warga di Dusun Sukomoro, Desa Sukomoro, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, membuat pemilik rumah memilih meminta bantuan petugas. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Grogol pun bergerak melakukan evakuasi untuk mencegah potensi gangguan terhadap penghuni rumah.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah milik Sri Puji Astutik, warga RT 03/RW 01, Dusun Sukomoro, Desa Sukomoro, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, pada Minggu (30/8/2026).

Laporan keberadaan sarang tawon diterima petugas dari Mita. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol berangkat menuju lokasi pada pukul 09.55 WIB dan tiba sekitar pukul 10.26 WIB.

Sarang tawon tersebut pertama kali diketahui ketika pemilik rumah sedang membenahi genting di bagian samping rumah.

Saat melakukan aktivitas tersebut, Sri Puji Astutik melihat adanya sarang tawon vespa yang berukuran cukup besar. Karena berada di sekitar rumah dan berpotensi membahayakan apabila tawon terusik, pemilik rumah kemudian memilih menghubungi petugas untuk mendapatkan bantuan penanganan.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap kondisi dan posisi sarang. Setelah situasi dinilai memungkinkan, proses evakuasi kemudian dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas maupun warga di sekitar lokasi.

Petugas melakukan penanganan dan evakuasi terhadap sarang tawon tersebut menggunakan metode penyemprotan sebagaimana tercantum dalam laporan kegiatan.

Proses penanganan berlangsung hingga pukul 11.05 WIB. Sarang tawon akhirnya berhasil dievakuasi dengan lancar dan kegiatan dinyatakan selesai sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Dalam kejadian maupun proses evakuasi tersebut tidak terdapat korban. Laporan petugas mencatat korban luka ringan nihil, luka berat nihil, dan meninggal dunia nihil.

Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko dengan menangani sendiri sarang tawon yang ditemukan di sekitar rumah, terutama apabila sarang berukuran besar atau berada di tempat yang sulit dijangkau.

Menurutnya, keselamatan warga harus menjadi prioritas. Masyarakat diminta menjaga jarak dan segera meminta bantuan petugas apabila menemukan sarang tawon yang dinilai berpotensi membahayakan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan sarang tawon, terutama yang berukuran besar atau berada di lokasi yang sulit dijangkau. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun keluarga. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman dan sesuai prosedur.”

Kaleb juga mengingatkan warga agar tidak mengusik, memukul, atau mencoba merusak sarang sebelum petugas tiba.

“Jaga jarak dari lokasi sarang dan jauhkan anak-anak maupun anggota keluarga. Yang terpenting jangan panik dan jangan mengambil tindakan yang justru dapat memicu tawon keluar dari sarangnya,” lanjutnya.

Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya Damkar Kabupaten Kediri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan warga.

Peristiwa di Desa Sukomoro menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan sarang tawon di sekitar permukiman. Alih-alih mengambil risiko sendiri, melaporkan keberadaan sarang kepada petugas menjadi langkah yang lebih aman agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.

(Dk/Redaksi Wartajatim.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *