KEDIRI,Wartajatim.id – Jangan sampai perjalanan terganggu karena tidak mengetahui jadwal pekerjaan di perlintasan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menjadwalkan perbaikan geometri di empat perlintasan sebidang di Kota dan Kabupaten Kediri mulai 27 hingga 31 Oktober 2026.
Pekerjaan yang berlangsung pada malam hingga dini hari ini menyasar sejumlah ruas jalan yang perlu diperhatikan pengguna jalan, yakni Jalan Raya Pattimura dan Jalan Sultan Agung di Kota Kediri, serta Jalan Temulawak di Kecamatan Papar dan Jalan Gajah Mada di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Masyarakat yang biasa melintasi kawasan tersebut diimbau mengatur waktu keberangkatan, memperhitungkan kemungkinan perubahan kelancaran lalu lintas, serta mempertimbangkan jalur alternatif apabila diperlukan.
Langkah ini dilakukan KAI untuk menjaga keandalan prasarana perkeretaapian. Perbaikan geometri menjadi bagian dari pemeliharaan agar kondisi jalur kereta api dan area perlintasan tetap memenuhi standar teknis, sehingga operasional kereta api dapat didukung oleh prasarana yang terpelihara.
Berdasarkan siaran pers KAI Daop 7 Madiun tertanggal Rabu (28/10/2026), berikut rincian jadwal perbaikan yang perlu diketahui masyarakat.
1. Perlintasan JPL 283 – Jalan Raya Pattimura, Kota Kediri
Pekerjaan dijadwalkan berlangsung Selasa (27/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Rabu (28/10/2026) pukul 05.00 WIB.
Lokasi berada di Jalan Raya Pattimura Nomor 83–85, Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota, Kota Kediri.
2. Perlintasan JPL 282 – Jalan Sultan Agung, Kota Kediri
Pekerjaan dijadwalkan Rabu (28/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Kamis (29/10/2026) pukul 05.00 WIB.
Lokasi berada di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Kota, Kota Kediri.
3. Perlintasan JPL 294 – Jalan Temulawak, Kabupaten Kediri
Perbaikan dijadwalkan Kamis (29/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Jumat (30/10/2026) pukul 05.00 WIB.
Lokasinya berada di Jalan Temulawak, Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.
4. Perlintasan JPL 288 – Jalan Gajah Mada, Kabupaten Kediri
Pekerjaan dijadwalkan Jumat (30/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Sabtu (31/10/2026) pukul 05.00 WIB.
Lokasi berada di Jalan Gajah Mada, Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Jadwal tersebut penting diperhatikan, terutama bagi warga yang melintasi kawasan pekerjaan pada malam hari. Pengguna jalan disarankan tidak hanya mengandalkan kebiasaan rute harian, tetapi juga memperhatikan informasi terbaru mengenai kondisi akses di lapangan.
KAI belum merinci apakah setiap lokasi akan mengalami penutupan jalan total atau pembatasan arus kendaraan. Karena itu, masyarakat perlu mengikuti arahan petugas dan memastikan informasi pengaturan lalu lintas sebelum melintas.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa perbaikan geometri perlintasan sebidang merupakan bagian penting dari pemeliharaan prasarana untuk menjaga keandalan jalur kereta api.
“Perbaikan geometri perlintasan sebidang ini merupakan langkah penting untuk menjaga keandalan prasarana kereta api. Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala, kami berupaya memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan lancar,” ujar Tohari,Rabu ,(28/10/2026).
Menurutnya, pengerjaan dilakukan pada malam hingga dini hari untuk mendukung efektivitas pekerjaan sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat pada siang hari.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas kemungkinan terganggunya kelancaran perjalanan selama pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi jadwal pekerjaan, mengatur waktu perjalanan, serta menggunakan jalur alternatif apabila diperlukan,” tambahnya.
Imbauan ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang memiliki agenda perjalanan pada malam hari. Mengetahui jadwal sejak awal dapat membantu pengguna jalan menyesuaikan waktu keberangkatan dan menghindari ketidakpastian saat tiba di sekitar lokasi pekerjaan.
Pemeliharaan perlintasan sebidang memiliki peran penting dalam menjaga keandalan prasarana kereta api. Namun, keselamatan tidak hanya bergantung pada kondisi jalur. Kedisiplinan pengguna jalan ketika mendekati dan melintasi rel juga menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan.
KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat mematuhi rambu lalu lintas, memperhatikan sinyal peringatan, tidak menerobos ketika palang pintu mulai ditutup, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pengendara juga diminta tidak memaksakan diri melewati area yang sedang dikerjakan apabila akses dibatasi. Mengutamakan keselamatan dan mengikuti petunjuk petugas merupakan langkah penting untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Melalui pemeliharaan berkala tersebut, KAI berupaya menjaga kualitas prasarana agar tetap mendukung operasional kereta api secara aman dan andal. Dukungan masyarakat, baik dengan memahami jadwal pekerjaan maupun menaati aturan di perlintasan, menjadi bagian penting dalam mewujudkan keselamatan bersama.
Empat lokasi, empat jadwal yang perlu dicermati. Sebelum melintas, pastikan Anda mengetahui waktu pekerjaan dan kondisi akses di lapangan. Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama.(Dk)












