MADIUN, Wartajatim.id – Masyarakat yang mulai merencanakan liburan sekolah, Natal 2026, hingga Tahun Baru 2027 kini memiliki kesempatan menikmati perjalanan kereta api dengan biaya lebih hemat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk 19 kereta api kelas Ekonomi Komersial yang keberangkatan awalnya berasal dari maupun melintasi wilayah operasional Daop 7 Madiun.
Program diskon transportasi tersebut merupakan bagian dari stimulus pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi selama periode liburan sekolah dan akhir tahun.
Kabar baiknya, masyarakat sudah dapat berburu tiket dengan tarif diskon mulai Sabtu, 7 November 2026. Sementara itu, periode keberangkatan yang mendapatkan potongan harga berlaku mulai 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan KAI menyambut baik program pemerintah tersebut sebagai bentuk dukungan dalam menyediakan layanan transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Menurutnya, liburan sekolah dan akhir tahun merupakan momentum meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun melakukan berbagai aktivitas lainnya.
“Program diskon transportasi ini merupakan bagian dari stimulus yang diberikan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk mendorong mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi. KAI menyambut baik kebijakan tersebut dengan menyediakan tarif yang lebih terjangkau bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan selama liburan sekolah dan akhir tahun,” ujar Tohari,Jumat (6/11/2026).
Program diskon sebesar 30 persen ini berlaku untuk 19 layanan kereta api kelas Ekonomi Komersial yang melayani berbagai relasi perjalanan antarkota.
Kereta tersebut terdiri dari layanan dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun maupun kereta api yang melintasi wilayah operasional tersebut.
Berikut daftar lengkapnya:
KA Malabar relasi Malang–Bandung PP.
KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng–Bandung PP.
KA Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng PP.
KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng–Pasarsenen PP.
KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen PP.
KA Brantas relasi Blitar–Pasarsenen PP.
KA Wijayakusuma relasi Cilacap–Ketapang PP.
KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen PP.
KA Kertanegara relasi Purwokerto–Malang PP.
KA Malioboro Ekspres relasi Purwokerto–Malang PP.
KA Logawa relasi Purwokerto–Ketapang PP.
KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng–Pasarsenen PP.
KA Matarmaja relasi Malang–Pasarsenen PP.
KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng–Bandung PP.
KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang PP.
KA Ranggajati relasi Cirebon–Jember PP.
KA Madiun Jaya relasi Madiun–Pasarsenen PP.
KA Majapahit relasi Malang–Pasarsenen PP.
KA Brantas Tambahan relasi Blitar–Pasarsenen PP.
Dengan banyaknya pilihan kereta dan tujuan perjalanan tersebut, masyarakat memiliki alternatif transportasi untuk menjangkau berbagai kota di Pulau Jawa. Potongan harga ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk merencanakan perjalanan liburan dengan anggaran transportasi yang lebih terjangkau.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut, pemesanan tiket tarif diskon dapat dilakukan mulai 7 November 2026 melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI.
Namun, terdapat sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan calon penumpang agar tidak keliru saat melakukan pemesanan.
Pertama, diskon diberikan oleh pemerintah dalam rangka menstimulasi pertumbuhan ekonomi. Kedua, potongan harga hanya berlaku untuk kereta api kelas Ekonomi Komersial dengan periode keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
Ketiga, tarif diskon tidak dapat digabungkan dengan reduksi maupun program potongan harga lainnya. Meski demikian, tiket yang dibeli menggunakan tarif diskon tetap dapat dibatalkan atau diubah jadwalnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat juga dapat mengecek daftar kereta, jadwal perjalanan, serta ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI.
Tohari menjelaskan, program diskon transportasi ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi penghematan biaya perjalanan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan efek positif terhadap perekonomian daerah.
Meningkatnya mobilitas masyarakat selama liburan sekolah dan akhir tahun berpotensi mendorong aktivitas berbagai sektor usaha, mulai dari pariwisata, perdagangan, perhotelan, kuliner hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kunjungan masyarakat ke berbagai daerah diharapkan menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas, sekaligus memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas dan pendapatannya.
Di sisi lain, kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang menghubungkan berbagai kota dengan layanan perjalanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan efisiensi waktu.
Selain memanfaatkan program diskon, KAI Daop 7 Madiun juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang mulai diberlakukan pada 1 Desember 2026.
Sehubungan dengan perubahan tersebut, pelanggan diimbau memeriksa kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan yang tertera pada tiket agar sesuai dengan rencana perjalanan.
Hal ini penting mengingat periode keberangkatan program diskon dimulai pada 22 Desember 2026, atau setelah pemberlakuan Gapeka terbaru.
Karena itu, calon penumpang diharapkan tidak hanya berfokus pada harga tiket, tetapi juga memastikan tanggal, waktu keberangkatan, stasiun asal, serta stasiun tujuan sebelum menyelesaikan pemesanan.
Tohari berharap masyarakat dapat memanfaatkan program diskon transportasi tersebut dengan merencanakan perjalanan sejak dini.
Pemesanan lebih awal diharapkan membantu pelanggan mendapatkan pilihan jadwal dan tujuan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, dengan tetap memperhatikan ketersediaan tiket dan ketentuan yang berlaku.
“Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih hemat selama liburan sekolah dan akhir tahun. Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memanfaatkan berbagai kemudahan layanan KAI untuk mendukung pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” tutup Tohari.
Dengan adanya potongan harga 30 persen untuk 19 kereta api tersebut, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih terjangkau untuk mengisi liburan akhir tahun. KAI berharap program ini dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api sekaligus mendukung pergerakan ekonomi di berbagai daerah.(Dk)












