KEDIRI – Wartajatim.id || Puntung rokok diduga menjadi pemicu kebakaran tumpukan sekam padi milik warga bernama Siti di RT 01/RW 04, Dusun Sumbersari, Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Senin (31/8/2026) siang.
Kebakaran yang terjadi di area tumpukan sekam tersebut sempat mengancam bangunan rumah warga di sekitar lokasi. Api membakar area kurang lebih 300 meter persegi sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri.
Beruntung, penanganan yang dilakukan secara cepat berhasil mencegah kobaran api merembet ke rumah warga yang diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp500 juta.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima petugas pada pukul 11.27 WIB dari Edi. Hanya berselang sekitar tiga menit, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 11.30 WIB dengan mengerahkan satu unit armada pemadam berkapasitas 5.000 liter, nomor kendaraan AG 8156 EP.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.38 WIB. Sebanyak empat personel kemudian langsung melakukan tindakan pemadaman sekaligus pembasahan terhadap tumpukan sekam yang terbakar.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan sumber api sekaligus mencegah bara yang masih tersisa kembali memicu kobaran dan merambat ke area maupun bangunan di sekitarnya.
Berdasarkan laporan petugas, kebakaran diduga berawal dari puntung rokok yang dibuang ke sekitar tumpukan sekam padi oleh seseorang yang melintas.
Material sekam padi yang berada di lokasi memiliki karakter mudah terbakar. Bara dari puntung rokok diduga kemudian memicu munculnya api yang berkembang dan membakar area sekam hingga mencapai sekitar 300 meter persegi.
Meski sumber api diduga berasal dari hal yang tampak sepele, situasi menjadi serius karena lokasi tumpukan sekam berada tidak jauh dari rumah warga.
Petugas pun harus bergerak cepat agar kobaran api tidak meluas dan mengancam bangunan di sekitar lokasi.
Satu unit armada dan empat personel Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Proses pemadaman dan penanganan berlangsung sejak pukul 11.30 WIB hingga 13.15 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pembasahan dan pengecekan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Berdasarkan laporan petugas, kebakaran berhasil ditangani sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Respons cepat tersebut menjadi faktor penting dalam mencegah kobaran api menjalar ke rumah warga. Sebuah rumah yang diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp500 juta berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran.
Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban luka ringan, luka berat maupun korban meninggal dunia. Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran belum tercatat dalam laporan petugas.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh sumber api sekecil apa pun, terlebih ketika berada di sekitar material yang mudah terbakar.
Menurutnya, puntung rokok yang masih menyimpan bara dapat menjadi sumber bahaya apabila dibuang sembarangan.
“Masyarakat kami imbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di sekitar sekam, jerami, daun kering, sampah atau bahan lain yang mudah terbakar. Jangan menganggap sepele sumber api sekecil apa pun karena dapat memicu kebakaran dan mengancam keselamatan maupun harta benda,” ujar Kaleb.
Ia menegaskan, upaya pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam. Kesadaran dan kepedulian masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran sejak awal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Pastikan api dan bara benar-benar padam setelah digunakan, hindari membakar di dekat material mudah terbakar, dan jangan melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran,” pesannya.
Kaleb juga meminta masyarakat tidak menunggu api membesar apabila menemukan kepulan asap atau sumber api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
“Apabila melihat adanya asap atau api, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu sampai api membesar. Informasi yang cepat akan membantu petugas melakukan penanganan sedini mungkin sehingga kebakaran dapat dikendalikan dan potensi kerugian bisa ditekan,” tambahnya.
Peristiwa kebakaran sekam di Dusun Sumbersari menjadi pengingat bahwa sumber api yang terlihat kecil sekalipun dapat berkembang menjadi ancaman serius apabila berada di dekat material yang mudah terbakar.
Dalam kejadian ini, respons cepat Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol berhasil mencegah kobaran api meluas ke rumah warga.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, rumah warga yang diperkirakan bernilai sekitar Rp500 juta berhasil diselamatkan dari ancaman kobaran api.
Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap penggunaan api dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lingkungan yang terdapat sekam, jerami, daun kering, sampah maupun material mudah terbakar lainnya.
(Dk/Redaksi Wartajatim.id)












