KEDIRI – Wartajatim.id || Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMPN 1 Semen Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bergerak cepat dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Langkah nyata ini diawali dengan menggelar Sosialisasi Program Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang melibatkan langsung para orang tua murid pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan strategis ini berlangsung di kampus sekolah yang asri, berlokasi di Jl. Argowilis No.78, Bajang, Semen, Kec. Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Bukan sekadar formalitas tahunan, pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi sekolah dan orang tua untuk menyamakan visi. Fokus utamanya adalah komitmen bersama dalam menumbuhkembangkan karakter murid dan menciptakan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan (bullying).
Dalam sosialisasi tersebut, SMPN 1 Semen memaparkan strategi mutakhir dalam dunia pendidikan karakter, yaitu integrasi antara 7 KAIH (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat) dan 8 Dimensi Profil Lulusan. Kedua instrumen ini dirancang khusus sebagai kerangka komprehensif untuk membentuk manusia Indonesia yang tangguh, cerdas, dan berkarakter mulia.
Kepala Sekolah SMPN 1 Semen, Wawan Irawan, menjelaskan bahwa kedua konsep ini berjalan beriringan dan saling menguatkan dalam ekosistem belajar siswa sehari-hari.
”Melalui fondasi 7 KAIH, kita melatih kebiasaan-kebiasaan positif yang konkret setiap hari. Kebiasaan kecil yang konsisten inilah yang nantinya secara bertahap akan membangun dan mengkristal menjadi 8 Dimensi Profil Lulusan. Kita tidak hanya ingin mencetak anak yang pintar secara akademik, tetapi lulusan yang memiliki kompetensi utama, mandiri, dan berkarakter unggul,” ujar Wawan Irawan di hadapan para wali murid.
Agar orang tua memiliki gambaran yang jelas, sekolah memaparkan kedelapan dimensi yang diatur dalam Standar Kompetensi Lulusan (SKL) tersebut, yang meliputi:
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Memiliki keyakinan teguh, menghayati nilai spiritual, dan taat menjalankan ajaran agama.
Kewargaan: Cinta tanah air, bangga dengan identitas bangsa, sadar hukum, dan peduli lingkungan sosial.
Penalaran Kritis: Mampu berpikir logis, analitis, bijak mengevaluasi informasi, dan mahir memecahkan masalah berdasarkan bukti.
Kreativitas: Mampu menghasilkan ide-ide orisinal, menciptakan karya inovatif, dan berani mengeksplorasi hal baru.
Kolaborasi: Mampu bekerja sama dan bergotong royong secara efektif dalam tim untuk mencapai tujuan bersama.
Kemandirian: Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri, memiliki inisiatif, serta tangguh mengatasi hambatan.
Kesehatan: Memiliki kesadaran diri yang tinggi untuk menjaga kebugaran jasmani dan kesejahteraan mental.
Komunikasi: Mampu menyampaikan pendapat dengan sopan, beretika, serta menjadi pendengar yang baik bagi orang lain.
Selain pembentukan karakter, agenda utama yang menjadi sorotan adalah upaya preventif terhadap segala bentuk kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah. SMPN 1 Semen menegaskan bahwa MPLS tahun ini akan diisi dengan pendampingan intensif untuk memastikan masa transisi siswa baru berjalan dengan bahagia dan tanpa tekanan.
Melalui program pendampingan yang terstruktur, sekolah yang terletak di kawasan Semen ini siap mengawal para siswa agar merasa diterima, dihargai, dan aman sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah.
Kepada Seluruh Wali Murid: ”Kami menitipkan pesan sekaligus harapan besar kepada bapak dan ibu wali murid sekalian. Mari kita jalin komunikasi yang terbuka. Jagalah dan dampingi putra-putri kita dengan penuh kasih sayang di rumah, sebagaimana kami menjaga dan mendidik mereka di sekolah. Bersama-sama, kita pastikan lingkungan mereka tumbuh adalah lingkungan yang aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari bullying.”
”Kami menitipkan pesan sekaligus harapan besar kepada bapak dan ibu wali murid sekalian. Mari kita jalin komunikasi yang terbuka. Jagalah dan dampingi putra-putri kita dengan penuh kasih sayang di rumah, sebagaimana kami menjaga dan mendidik mereka di sekolah. Bersama-sama, kita pastikan lingkungan mereka tumbuh adalah lingkungan yang aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari bullying.”
Kepada Siswa Baru yang Telah Diterima: ”Selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar SMPN 1 Semen! Kalian adalah anak-anak terpilih yang membawa harapan baru bagi sekolah ini. Jadikan momentum MPLS ini untuk mengenal rumah baru kalian dengan ceria. Jangan takut, karena di sini kalian akan belajar dengan aman dan nyaman. Mari tunjukkan prestasi terbaik kalian, kembangkan karakter positif, dan jadilah kebanggaan orang tua serta bangsa!”
”Selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar SMPN 1 Semen! Kalian adalah anak-anak terpilih yang membawa harapan baru bagi sekolah ini. Jadikan momentum MPLS ini untuk mengenal rumah baru kalian dengan ceria. Jangan takut, karena di sini kalian akan belajar dengan aman dan nyaman. Mari tunjukkan prestasi terbaik kalian, kembangkan karakter positif, dan jadilah kebanggaan orang tua serta bangsa!”

Di akhir sosialisasi, Wawan Irawan menyampaikan pesan penutup yang mendalam dan menyentuh hati para orang tua siswa. Beliau mengumumkan bahwa MPLS akan dilaksanakan selama 5 hari, mulai tanggal 13 Juli sampai 17 Juli 2026.
”Bapak, Ibu wali murid yang saya hormati… Anak-anak ini adalah permata hati panjenengan semua, yang kini juga menjadi permata hati kami di sekolah. Mulai tanggal 13 hingga 17 Juli nanti, selama lima hari penuh, kami akan menyambut mereka dengan tangan terbuka dan hati yang hangat dalam kegiatan MPLS.
Percayakan putra-putri panjenengan kepada kami. Kami tidak hanya akan mengajarkan mereka ilmu pengetahuan, tetapi kami akan menjaga senyum mereka, merangkul bakat mereka, dan menuntun langkah mereka lewat pembiasaan 7 KAIH agar tumbuh menjadi profil lulusan yang tangguh. Mari kita bersama-sama mengantarkan mereka menuju masa depan yang gemilang, tanpa rasa takut, dalam lingkungan sekolah yang penuh cinta dan aman,” pungkas Wawan Irawan dengan penuh ketulusan.(Dk)












