Tiga Kebakaran dalam Sehari: Di Balik Kepulan Asap, Ada Semangat yang Tak Pernah Padam dari “Pahlawan Api” Kabupaten Kediri

Tiga Kebakaran dalam Sehari: Di Balik Kepulan Asap, Ada Semangat yang Tak Pernah Padam dari "Pahlawan Api" Kabupaten Kediri

KEDIRI – Wartajatim.id || Sabtu, 18 Juli 2026, menjadi hari yang menguji ketangguhan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri. Bagaimana tidak, dalam satu hari yang sama, tim harus berjibaku merespons tiga insiden kebakaran beruntun di wilayah Kepung, Badas, dan Kayen Kidul. Di bawah terik matahari yang menyengat, para petugas ini berpacu dengan waktu demi menyelamatkan harta benda hingga nyawa warga.

​Tiga peristiwa ini menjadi bukti nyata dedikasi luar biasa tim Damkar Pos Pare dalam melindungi masyarakat di tengah kondisi cuaca yang kering dan rawan api.


​Di balik keberhasilan memadamkan api, terdapat pengerahan kekuatan yang sigap. Berikut adalah gambaran kerja keras tim di lapangan pada ketiga lokasi tersebut:

​Lahan Tebu (Dusun Kwagean, Kepung): Untuk menaklukkan api yang merembet cepat akibat aktivitas pembakaran sampah, tim mengerahkan 2 unit armada Damkar (masing-masing 5.000 liter) dengan 6 personel yang bekerja bahu-membahu selama 45 menit. Kerugian: Rp 20.000.000.

​Rumpun Bambu (Dusun Bumirejo, Badas): Mengandalkan 1 unit armada (5.000 liter) dan 3 personel, tim berhasil menjinakkan api yang dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi. Kerja keras mereka memastikan api tidak merembet ke pemukiman warga.

​Rumah Tinggal (Dusun Maron, Kayen Kidul): Dalam kondisi krusial akibat korsleting listrik, 1 unit armada dengan 3 personel berjuang memadamkan api yang melahap bangunan. Berkat respons cepat dan teknik pemadaman yang tepat, aset senilai Rp 150.000.000 berhasil diselamatkan dari total potensi kerugian yang lebih besar. Kerugian: Rp 50.000.000.


​Melihat mereka bekerja, publik mungkin hanya melihat air yang menyemprot api. Namun, di balik itu, ada napas yang terengah-engah di balik masker, seragam yang basah kuyup oleh keringat bercampur jelaga, serta otot yang letih karena terus bergerak di tengah suhu panas yang ekstrem. Mereka tidak sedang memadamkan api saja, mereka sedang menyelamatkan harapan hidup orang lain. Di saat orang lain mungkin menjauh dari sumber api, mereka justru berlari mendekat, mempertaruhkan segalanya demi memastikan tidak ada duka yang tertinggal.


​Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri yang juga Staf Ahli Bupati, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, memberikan apresiasi mendalam atas totalitas anak buahnya.

​”Saya melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana rekan-rekan Damkar bekerja. Dengan armada yang terbatas dan jumlah personel yang sigap, mereka tetap berlari mendekat saat orang lain menjauh. Saya sangat bangga memiliki tim yang begitu tangguh dan berjiwa besar,” ujar Kaleb dengan nada haru.


Kaleb juga menitipkan pesan bagi masyarakat agar keberanian petugas di lapangan dibarengi dengan kesadaran kolektif.

​”Mari kita saling menjaga. Kepada warga masyarakat, tolong, ingatlah: membakar sampah bukanlah cara yang aman di musim kering seperti sekarang. Api yang kita anggap ‘kecil’ bisa berubah menjadi monster yang melahap apa saja dalam hitungan menit. Begitu pula dengan listrik, mohon rutin periksa kabel di rumah kita agar korsleting tidak menjadi awal dari duka,” tutur Kaleb dengan lembut.

​Ia menambahkan, “Kediri adalah rumah kita bersama. Mari kita bantu petugas dengan cara yang paling sederhana namun paling efektif: mencegah. Menjadi warga yang bijak dan waspada adalah bentuk dukungan terbesar bagi kami.”

​Hingga api berhasil dipadamkan di ketiga titik tersebut, tidak ada satu pun korban jiwa atau luka yang jatuh. Keberhasilan ini adalah cerminan dari semangat profesionalisme yang tinggi. Di tengah kepulan asap yang pekat, tim Damkar Kabupaten Kediri telah menunjukkan bahwa pengabdian mereka tidak diukur dari berapa lama mereka bekerja, tetapi dari seberapa banyak keselamatan yang mampu mereka hadirkan bagi sesama.

​”Terima kasih, para pejuang api. Kediri bangga memiliki kalian,” tutup Kaleb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *