PT Mahatex Badas Terbakar, Damkar Kabupaten Kediri Bergerak Cepat, Aset Rp5 Miliar Berhasil Diselamatkan

PT Mahatex Badas Terbakar, Damkar Kabupaten Kediri Bergerak Cepat, Aset Rp5 Miliar Berhasil Diselamatkan

KEDIRI — Wartajatim.id || Kebakaran terjadi di area Pabrik Tekstil PT Mahatex yang berada di Jalan Masjid, Dusun Puhblembem, Desa Badas, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Senin (24/8/2026) siang.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare sekitar pukul 12.00 WIB oleh Via, selaku admin PT Mahatex. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 12.02 WIB dan tiba sekitar pukul 12.09 WIB.

Berdasarkan informasi awal, seorang karyawan mengetahui adanya kebakaran di area pabrik. Karena api dinilai sudah tidak mampu dikendalikan secara mandiri, pihak perusahaan kemudian segera meminta bantuan kepada Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan penanganan untuk mencegah api semakin meluas ke bagian lain di lingkungan pabrik.

Sebanyak dua unit armada Damkar Pos Pare, masing-masing berkapasitas 5.000 liter, dikerahkan dalam proses pemadaman. Penanganan tersebut melibatkan sembilan personel Damkar Kabupaten Kediri.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Laporan penanganan juga menyebutkan tidak terdapat korban luka ringan maupun luka berat.

Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Meski demikian, respons cepat petugas berhasil menyelamatkan aset yang diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp5 miliar.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih memerlukan pemeriksaan serta pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengapresiasi respons cepat petugas Damkar Kabupaten Kediri dalam menangani kebakaran tersebut.

Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang lebih besar, terutama ketika kejadian berlangsung di kawasan pabrik yang memiliki berbagai fasilitas, peralatan, material, dan aset bernilai tinggi.

“Dalam setiap kejadian kebakaran, waktu sangat menentukan. Begitu mengetahui adanya api yang tidak mampu dikendalikan, segera lakukan evakuasi dan hubungi petugas pemadam kebakaran. Jangan menunggu api semakin besar karena dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan jiwa maupun kerugian material,” ujar Kaleb.

Kaleb juga mengingatkan pengelola perusahaan, tempat usaha, maupun masyarakat agar tidak hanya mengandalkan petugas ketika kebakaran sudah terjadi. Upaya pencegahan, menurutnya, harus menjadi perhatian bersama.

“Pencegahan jauh lebih penting. Kami mengimbau setiap perusahaan dan tempat usaha untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik, peralatan kerja, mesin produksi, serta sumber panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pastikan sarana keselamatan dan alat pemadam api ringan atau APAR tersedia dan dapat digunakan,” pesannya.

Selain itu, Kaleb mengingatkan agar jalur akses bagi kendaraan pemadam kebakaran tetap terbuka dan tidak terhalang. Hal tersebut dinilai penting agar petugas dapat bergerak cepat ketika menerima laporan keadaan darurat.

“Jangan sampai saat petugas datang justru terkendala akses menuju lokasi. Karena itu, kami mengajak seluruh pengelola kawasan industri, perusahaan, maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga akses dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran,” tambahnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan tindakan yang justru membahayakan diri ketika menghadapi kebakaran.

“Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri memadamkan api apabila kondisinya sudah membesar atau berisiko. Segera evakuasi diri dan orang-orang di sekitar lokasi ke tempat yang aman, kemudian laporkan kepada petugas,” tegas Kaleb.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat melalui laporan yang cepat dan informasi yang akurat sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan di lapangan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Informasi yang cepat, tepat dan jelas akan sangat membantu petugas dalam memberikan respons secepat mungkin,” pungkasnya.

Kebakaran di PT Mahatex tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Respons cepat petugas Damkar Kabupaten Kediri dalam kejadian ini tidak hanya berhasil memadamkan api, tetapi juga membantu mencegah potensi kerugian yang lebih besar.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *