Bakar Sampah Dekat Kandang, Api Merambat ke Pakan Kering dan Kayu di Pare Kediri, Damkar Berjibaku Padamkan Kobaran

Bakar Sampah Dekat Kandang, Api Merambat ke Pakan Kering dan Kayu di Pare Kediri, Damkar Berjibaku Padamkan Kobaran

KEDIRI – Wartajatim.id || Aktivitas membakar sampah yang dilakukan di sekitar kandang sapi berujung kebakaran di RT 02/RW 09, Jalan Bintan II, Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (31/8/2026) sore.

Api yang awalnya berada di sekitar area pembakaran sampah kemudian merambat ke sisa tumpukan pakan kering. Kobaran api dengan cepat membesar dan turut mengancam tumpukan glondongan kayu yang berada di sekitar lokasi dan siap untuk dijual.

Beruntung, respons cepat Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare berhasil mencegah kobaran api meluas. Kandang sapi dalam kondisi kosong sehingga tidak ada hewan maupun manusia yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 16.10 WIB dari Dimpleng. Hanya berselang dua menit, tepat pukul 16.12 WIB, satu unit armada Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare berkapasitas 5.000 liter, AG 8157 EP, diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa lima personel.

Petugas tiba sekitar pukul 16.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Material berupa pakan kering dan glondongan kayu membuat kobaran api harus segera dikendalikan agar tidak menjalar ke bagian lain.

Setelah berjibaku melakukan pemadaman dan memastikan kondisi di sekitar lokasi aman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 17.15 WIB sesuai prosedur operasional standar.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka ringan, luka berat maupun meninggal dunia. Kondisi kandang juga dilaporkan kosong saat peristiwa berlangsung.

Kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp4 juta, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp2 juta.

Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh aktivitas pembakaran sampah, terutama jika dilakukan di dekat material yang mudah terbakar.

“Jangan pernah menganggap sepele api. Pembakaran sampah yang terlihat kecil bisa berubah menjadi kebakaran apabila dilakukan terlalu dekat dengan material yang mudah terbakar. Kita tidak pernah tahu kapan angin bertiup dan membuat api merambat ke tempat lain.” ujar Kaleb.

Menurutnya, kejadian di Desa Pelem menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah kebakaran. Material seperti pakan kering, kayu, jerami maupun benda mudah terbakar lainnya dapat membuat api berkembang jauh lebih cepat.

Karena itu, ia meminta masyarakat memastikan kondisi lingkungan sebelum melakukan pembakaran sampah.

“Kalau memang harus membakar sampah, pastikan tempatnya aman dan jauh dari kandang, tumpukan kayu, pakan ternak, jerami serta benda-benda yang mudah terbakar. Api harus terus diawasi dan jangan ditinggalkan sebelum benar-benar padam. Keselamatan harus menjadi prioritas.” tegasnya.

Kaleb juga mengingatkan masyarakat agar segera meminta bantuan apabila api mulai sulit dikendalikan.

“Begitu melihat api mulai tidak terkendali, jangan menunggu sampai kebakaran membesar. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran. Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat petugas bergerak dan semakin besar peluang api dapat dilokalisir sebelum meluas.”

Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.

“Damkar tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran dan kehati-hatian masyarakat merupakan benteng pertama untuk mencegah api berkembang menjadi bencana. Mencegah jauh lebih baik daripada menghadapi kerugian setelah api membesar.” pungkasnya.

Peristiwa di Desa Pelem tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa api kecil dapat berubah menjadi ancaman serius ketika berada di dekat bahan yang mudah terbakar.

Kecepatan laporan, respons petugas, serta kewaspadaan masyarakat menjadi tiga hal penting untuk mencegah kebakaran berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare menyelesaikan penanganan di lokasi.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *