Kebakaran Tumpukan Kayu di Belakang SDN Krecek 3 Berhasil Dipadamkan, Respons Cepat Damkar Cegah Api Meluas

Kebakaran Tumpukan Kayu di Belakang SDN Krecek 3 Berhasil Dipadamkan, Respons Cepat Damkar Cegah Api Meluas

Kediri – Wartajatim.id || Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri berhasil mencegah kebakaran tumpukan kayu di area belakang SDN Krecek 3, Dusun Bumirejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Kamis (30/7/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan oleh seorang warga bernama Yeni sekitar pukul 12.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 12.04 WIB dan tiba sekitar pukul 12.15 WIB untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di samping gudang penyimpanan tumpukan kayu bekas meja dan kursi. Kobaran api kemudian merembet hingga membakar tumpukan kayu yang berada di area belakang lingkungan sekolah.

Dalam upaya pemadaman, Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 5.000 liter, masing-masing bernomor polisi AG 8157 EP dan AG 8162 GP, dengan enam personel. Petugas bekerja sesuai prosedur operasional standar (SOP) hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.40 WIB.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta. Sementara itu, nilai aset yang berhasil diselamatkan masih dalam proses pendataan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka, baik luka ringan maupun luka berat, dalam peristiwa tersebut.

Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengapresiasi kesigapan personel Damkar yang bergerak cepat sehingga api tidak sempat meluas ke bangunan sekolah maupun permukiman di sekitarnya.

“Kami bersyukur kebakaran dapat ditangani dengan cepat dan sesuai SOP sehingga dampaknya dapat diminimalkan. Kecepatan pelaporan dari masyarakat juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan kejadian ini,” ujar Kaleb.

Kaleb juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama pada musim kemarau ketika material kering sangat mudah terbakar.

«”Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah di dekat bangunan, tumpukan kayu, lahan kering, maupun material yang mudah terbakar. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Apabila terjadi keadaan darurat kebakaran, segera laporkan kepada petugas Damkar agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko kerugian dapat ditekan,” tegasnya.»

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Satpol PP dan Damkar juga terus mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan sejak dini. Sinergi antara masyarakat dan petugas diharapkan mampu meminimalkan risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.(Dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *